Lionel Messi (foto kanan) satu dari lima pemberi asis terbanyak dalam sejarah Piala Dunia bersama Pele, Diego Maradona, Pierre Littbarski, dan Grzegorz Lato. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Jakarta
Bahkan, ada beberapa di antara 11 rekor ini yang tinggal menunggu waktu untuk dipecahkan di Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling berbeda sepanjang sejarah Piala Dunia. Dengan format baru 48 tim dan total 104 pertandingan, turnamen ini bukan hanya bakal lebih seru, tetapi juga berpeluang melahiran banyak rekor baru.
Skala yang jauh lebih besar membuka peluang bagi catatan statistik untuk melonjak baik di level tim, pemain, maupun keseluruhan turnamen. Dari jumlah penonton hingga statistik pemain, hampir semua aspek memiliki peluang untuk mencatat sejarah baru.
Berikut 11 rekor yang paling mungkin pecah di Piala Dunia 2026, bahkan beberapa di antaranya tinggal menunggu waktu untuk dipecahkan:
1. Jumlah Total Penonton Terbanyak Sepanjang Sejarah dalam Satu Turnamen
Rekor total penonton terbanyak dalam satu edisi saat ini masih dipegang oleh Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat dengan total 3,5 juta penonton. Turnamen tersebut sukses besar karena digelar di stadion besar dan sepak bola sedang berkembang pesat di Amerika Serikat.
Pada 2026, kondisi serupa bahkan lebih ekstrem. Tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko) memiliki infrastruktur stadion modern berkapasitas besar. Ditambah jumlah pertandingan meningkat drastis menjadi 104 laga, total penonton hampir pasti melonjak.
Dengan kombinasi faktor tersebut, rekor 1994 sangat mungkin terlampaui. Bahkan, tidak berlebihan jika total penonton menembus angka 5 juta, menjadikannya edisi paling ramai dalam sejarah sepak bola dunia.
2. Total Gol Terbanyak dalam Satu Turnamen
Rekor gol terbanyak dalam satu edisi terakhir tercatat di Piala Dunia 2022 dengan 172 gol. Angka ini sudah cukup tinggi untuk format 32 tim dengan 64 pertandingan.
Namun pada 2026, jumlah pertandingan melonjak menjadi 104. Artinya, secara matematis peluang terciptanya gol jauh lebih besar. Bahkan dengan rata-rata gol yang sama per pertandingan, total gol akan meningkat signifikan.
Selain itu, perbedaan kualitas antartim juga berpotensi menciptakan skor besar, terutama di fase grup. Semua ini membuat rekor gol hampir pasti pecah, bahkan bisa mendekati atau melewati 200 gol.
3. Jumlah Pertandingan Terbanyak
Rekor ini sebenarnya sudah dipastikan akan pecah bahkan sebelum bola pertama ditendang. Format baru 48 tim membuat total pertandingan naik dari 64 menjadi 104 laga.
Perubahan ini dilakukan oleh FIFA untuk meningkatkan partisipasi global dan nilai komersial turnamen. Dengan lebih banyak tim, otomatis jumlah pertandingan ikut bertambah.
Dampaknya bukan hanya pada jadwal, tetapi juga pada statistik pemain dan tim. Makin banyak pertandingan berarti semakin besar peluang mencetak gol, asis, dan rekor individu lainnya.
4. Jumlah Tim Peserta Terbanyak
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diikuti oleh 48 tim. Sebelumnya, format 32 tim sudah digunakan sejak 1998.
Ekspansi ini membuka peluang bagi banyak negara yang sebelumnya jarang tampil di panggung dunia. Tim-tim dari Asia, Afrika, dan Amerika Utara diprediksi akan lebih banyak mendapat slot.
Dengan begitu, 2026 akan menjadi edisi paling inklusif. Selain memecahkan rekor jumlah peserta, turnamen ini juga berpotensi menghadirkan lebih banyak cerita kejutan dari negara debutan.
5. Rekor Asis Sepanjang Masa

Saat ini, rekor asis terbanyak di Piala Dunia masih dipegang bersama oleh Lionel Messi, Pele, dan Diego Maradona dengan delapan asis (berdasarkan versi FIFA yang mengambil data asis sejak 1966 hingga kini).
Jika Messi kembali tampil pada 2026 dan Argentina melangkah jauh, peluang memecahkan rekor ini terbuka lebar. Bahkan bisa saja Messi melampau rekor Pele versi IFFHS (10 asis). Apalagi dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak dibanding edisi sebelumnya.
Peran Messi sebagai playmaker juga mendukung kemungkinan tersebut. Satu atau dua asis tambahan saja sudah cukup untuk menjadikannya pemegang rekor tunggal sepanjang sejarah.
6. Pemain dengan Penampilan Terbanyak

Rekor penampilan terbanyak saat ini dipegang oleh Lionel Messi dengan 26 pertandingan di Piala Dunia. Angka ini bisa bertambah jika ia tampil lagi di 2026.
Selain Messi, Cristiano Ronaldo juga berpeluang mencetak sejarah baru. Jika ia tampil, Ronaldo bisa menjadi pemain pertama yang bermain di enam edisi Piala Dunia.
Format baru yang memberi lebih banyak pertandingan juga membantu pemain menambah jumlah caps. Tapi, rekor ini juga sangat bergantung pada performa tim.
7. Total Pendapatan dan Nilai Komersial Turnamen
Piala Dunia modern bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga bisnis global. Dalam beberapa dekade terakhir, turnamen ini berkembang menjadi mesin ekonomi raksasa yang melibatkan sponsor multinasional, hak siar bernilai miliaran dolar AS, hingga industri pariwisata.
Dikutip dari situs resmi FIFA, rekor pendapatan tertinggi saat ini dipegang oleh Piala Dunia 2022, di mana FIFA meraup sekitar 7,5 miliar dolar AS (sekitar Rp117 triliun) dari turnamen tersebut. Angka ini berasal dari kombinasi hak siar televisi, sponsor global, serta berbagai kerja sama komersial lainnya.
Pada 2026, potensi untuk melampaui angka itu sangat besar. Dengan format 48 tim dan 104 pertandingan, serta pasar Amerika Utara yang sangat kuat secara bisnis, pendapatan FIFA bahkan diproyeksikan mencapai siklus lebih dari 11–13 miliar dolar AS.
Jika proyeksi ini tercapai, Piala Dunia 2026 hampir pasti akan memecahkan rekor finansial sekaligus menegaskan posisinya sebagai ajang olahraga paling bernilai di dunia.
8. Negara Pertama yang Jadi Tuan Rumah Tiga Kali
Secara historis, belum ada satu pun negara yang dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia sebanyak tiga kali. Meksiko akan memecahkan rekor ini pada 2026 setelah sebelumnya sukses menjadi penyelenggara pada edisi 1970 (era Pele) dan 1986 (era Maradona). Ini mengukuhkan posisi Meksiko sebagai salah satu kiblat sepak bola paling ikonik di dunia.
9. Pencetak Gol Tertua di Final Piala Dunia
Rekor pencetak gol tertua di partai final saat ini masih dipegang oleh pemain Swedia, Nils Liedholm, yang membobol gawang Brasil pada final 1958 di usia 35 tahun 264 hari.
Mengingat tren pemain bintang yang tetap prima di usia senja, jika pemain seperti Lionel Messi (39 tahun), Cristiano Ronaldo (41 tahun), atau mungkin Luka Modric (40 tahun) berhasil mencapai final dan mencetak gol, rekor berusia 68 tahun ini dipastikan akan tumbang.
10. Jumlah Pertandingan Menuju Juara (Jalur Terpanjang)
Sejak format 32 tim diperkenalkan pada 1998, sebuah tim hanya perlu memainkan 7 pertandingan (3 grup + 4 fase gugur) untuk menjadi juara. Di tahun 2026, karena adanya babak tambahan yaitu Babak 32 Besar, tim yang melaju ke final harus menempuh total 8 pertandingan. Ini akan menjadi rekor "jalur terpanjang" dan ujian fisik terberat bagi sebuah tim untuk mengangkat trofi dalam sejarah turnamen.
11. Top-Scorer Sepanjang Masa Piala Dunia

Rekor top-scorer Piala Dunia sepanjang masa Miroslav Klose (16 gol) saat ini sedang sangat terancam oleh dua bintang besar: Lionel Messi (13 gol) dan Kylian Mbappe (12 gol). Jika Messi bermain (ia akan berusia 39 tahun), ia hanya butuh 4 gol untuk melewati Klose.
Sedangkan Mbappe dalam usia yang masih 27 tahun pada 2026, juga hanya butuh 5 gol untuk menjadi raja gol baru. Mengingat ia mencetak 8 gol di Piala Dunia 2022 saja, rekor Klose sepertinya masih mungkin dipecahkan.
Tapi, untuk memecahkan rekor ini sebenarnya gampang-gampang susah, karena Mbappe dan Messi masih harus melewati rekor gol dari nama-nama besar lain seperti Just Fontaine (13 gol), Gerd Muller (14 gol), dan Ronaldo Nazario (15 gol) terlebih dahulu.