TVRINews – Sao Paulo, Brasil

Memphis Depay masih ingin membawa Timnas Belanda meraih gelar juara.

Memphis Depay adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Belanda. Total 55 gol ia hasilkan dari 108 pertandingan yang dilakoni bersama tim berjuluk De Oranje.

Memulai karier sepak bola pada 2011 bersama PSV Eindhoven, pemain kelahiran 13 Februari 1994 tersebut bisa menembus tim senior Belanda dua tahun berselang. Ia menjadi bagian dari tim saat merebut tempat ketiga Piala Dunia 2014.

Belanda berhasil menembus Piala Dunia 2022 setelah di edisi sebelumnya gagal. Memphis Depay dipanggil oleh pelatih Louis van Gaal, namun hanya mampu menyumbangkan satu gol dari lima penampilan. Performanya di Piala Dunia 2022 banyak mendapat kritik.

Memphis Depay tak mau larut dengan kritik yang ditujukan kepadanya. Ia merasa masih mampu memberi sumbangsih kepada tim nasional, termasuk di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni mendatang.

Ia merasa sedang dalam kondisi terbaik setelah memutuskan berkarier di Liga Brasil bersama Corinthians. Tampil dalam 77 pertandingan, pemain berusia 32 tahun itu telah menyumbangkan 20 gol dan 15 asis.

Berikut petikan wawancara Depay yang dikutip dari Ziggo Sport:

Bagaimana rasanya menjalani karier di Brasil?

Sudah pernah saya katakan sebelumnya, saya sebenarnya juga punya pilihan di Eropa, tetapi saya ingin sesuatu yang berbeda. Bukan hanya tentang semangat sepak bola, tetapi juga untuk musik, budaya, dan mode di sini yang sungguh luar biasa untuk dialami.

Pendapat Anda mengenai Corinthians?

Saat Anda datang ke stadion kami, ada energi berbeda yang Anda rasakan. Anda merasakannya di dalam jiwa. Saya membawa nenek saya yang berusia 89 tahun dari Moordrecht ke sini. Ia sudah sering menonton pertandingan saya, tetapi ini benar-benar berbeda. Saya pikir sungguh luar biasa bisa menunjukkan hal ini kepada nenek saya.

Saya pernah tinggal di Barcelona dan Madrid, tetapi ini benar-benar berbeda. Di sini seperti karnaval, dan mereka mengerahkan segala upaya untuk menjadikannya pesta yang meriah. Sejauh ini perjalanan saya luar biasa.

Menjadi pencetak gol terbanyak Belanda tak membuat Anda lepas dari kritik di dalam negeri?

Selalu ada hal negatif. Jika ada sesuatu yang istimewa, akan banyak pendapat yang berbeda. Bagi saya itu bukanlah masalah karena saya akan tetap bangga. Statistik tidak berbohong. Orang-orang harus memutuskan sendiri apa aspek negatifnya. Saya belum selesai dengan perjalanan bersama tim nasional. Saya hanya ingin melihat hal-hal positif.

Apa yang membuat Anda tidak larut dengan kritik yang datang?

Ada alasan mengapa saya bisa sampai sejauh ini. Mencetak begitu banyak gol dan memberikan begitu banyak asis, tapi saya tidak melakukannya sendirian. Anda selalu membutuhkan tim dan pelatih. Saya tidak keberatan jika sering menerima kritik, karena saya tidak bisa menghentikannya. Saya sudah mengalaminya sejak lama. Saya sudah punya pembenci sejak usia 16 tahun.

Pernah merasa frustrasi dengan banyaknya kritik?

Terkadang memang sulit untuk menghadapi kritik itu, tetapi Anda harus terus berjalan. Saya adalah orang yang melakukan apa yang ingin saya lakukan dan rasakan. Hal itu menjadi masalah di mana pun saya berada, karena karakter saya otentik dan memiliki banyak sisi dan orang-orang lebih sering mempermasalahkannya.

Banyak yang bilang performa Anda sudah menurun dan sulit bersaing di Piala Dunia 2026?

Jika saya benar-benar gantung sepatu, orang-orang dapat menarik kesimpulan mereka sendiri, tetapi waktu itu belum tiba. Saat saya pergi ke brasil, banyak yang berpikir saya sudah selesai, tapi buktinya masih memberi yang terbaik untuk Oranje. Saya baru 32 tahun, jadi santai saja.

Anda memiliki garis keturunan Gana. Pernah terpikir main bersama tim nasional mereka?

Tepat sebelum van Gaal memanggil saya untuk Timnas Belanda, saya berkata: jika saya tidak terpilih sekarang, saya ingin bermain untuk Gana.