Ilustrasi pertandingan uji coba Brasil lawan Mesir jelang Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Cleveland, Amerika Serikat
Gol penentu dari penyerang muda Endrick memastikan kemenangan Selecao.
Brasil sukses memetik kemenangan tipis pada laga uji coba melawan Mesir. Selecao mengalahkan lawannya tersebut dengan skor 2-1 di Huntington Bank Field, Minggu (7/6/2026) pagi WIB.
Pertandingan baru berjalan empat menit saat Lucas Paqueta membuang peluang emas setelah tembakan kaki kirinya melenceng di sisi kanan gawang. Namun, Brasil tidak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan lewat gol Bruno Guimaraes pada menit ketujuh setelah memanfaatkan kelengahan bek Mesir untuk merebut bola yang kemudian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.
Mesir merespons dengan cepat dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat eksekusi jarak jauh Mostafa Zico yang bersarang rendah di sudut kanan gawang. Laga sempat terhenti sejenak pada menit ke-12 karena kiper Mesir, Mostafa Shobeir, membutuhkan perawatan medis di lapangan.
Memasuki menit ke-17, Brasil terpaksa melakukan pergantian pemain pertamanya akibat cedera yang menimpa Wesley. Pelatih Tim Samba Carlo Ancelotti bergerak cepat dengan memasukkan Danilo untuk mengisi pos yang ditinggalkan bek kanan tersebut.
Kiper Mesir, Mostafa Shobeir, tampil gemilang dengan mementahkan peluang beruntun dari Vinícius Junior dan dua tembakan berbahaya Raphinha sebelum laga memasuki menit ke-30. Shobeir kembali menjadi pahlawan di bawah mistar dengan menggagalkan sepakan jarak dekat Igor Thiago pada menit ke-38 yang memanfaatkan umpan Bruno Guimaraes.
Menjelang akhir babak pertama, giliran Mohamed Hany dari Mesir yang diganjar kartu kuning oleh wasit karena menjatuhkan Vinícius Júnior secara kasar di sisi sayap kiri. Upaya terakhir dari Casemiro yang meneruskan umpan silang Danilo dari situasi bola mati juga masih meleset tipis di sebelah kanan gawang.
Setelah tambahan waktu empat menit berlalu, paruh pertama pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Memasuki babak kedua, Brasil langsung melakukan perombakan massal demi menyegarkan strategi permainan mereka di lapangan.
Dalam momentum jeda tersebut, kiper Weverton masuk menggantikan Alisson Becker dan Bremer menggantikan Marquinhos di lini belakang. Leo Pereira juga ditarik masuk untuk menggantikan Ibanez, sementara Fabinho mengambil alih posisi yang ditinggalkan oleh Casemiro.
Perubahan taktik Brasil berlanjut dengan masuknya Danilo Santos menggantikan Bruno Guimaraes dan Luiz Henrique menggantikan Lucas Paquetá. Untuk mempertajam lini serang, Matheus Cunha dimasukkan menggantikan Vinícius Júnior, serta penyerang muda Endrick masuk menggantikan Igor Thiago.
Di kubu lawan, Mesir juga melakukan pergantian strategis dengan memasukkan sang megabintang, Mohamed Salah, untuk menggantikan Haissem Hassan. Babak kedua sempat tertunda sejenak pada menit ke-46 karena cedera yang dialami Ahmed Fatouh sebelum akhirnya laga siap dilanjutkan kembali.
Endrick yang baru masuk langsung menebar ancaman lewat tembakan kaki kirinya yang masih membentur barisan pertahanan lawan pada menit ke-49. Ia akhirnya sukses membawa Brasil kembali unggul 2-1 pada menit ke-52 setelah mengonversi umpan matang dari Raphinha.
Mesir mencoba membalas lewat pergerakan Mohamed Salah pada menit ke-58, namun tembakan kaki kanannya dari luar kotak penalti diblok oleh Leo Pereira hingga menghasilkan tendangan sudut. Hingga menit ke-61, Endrick terus merepotkan pertahanan lawan dan memenangkan tendangan bebas setelah dilanggar oleh Mohamed Abdelmonem di sisi sayap kiri.
Laga memasuki menit ke-64 saat Mesir nyaris menyamakan kedudukan melalui sepakan kaki kiri Ahmed Fatouh dari sudut sulit di sisi kiri lapangan. Namun, penjaga gawang Brasil, Weverton, tampil sigap dengan menepis bola yang mengarah tepat ke tengah atas gawangnya tersebut.
Setelah Fatouh terjebak posisi offside pada menit berikutnya, wasit kembali menghentikan jalannya pertandingan pada menit ke-68. Momen ini dimanfaatkan oleh kedua tim untuk beristirahat sejenak dalam jeda minum.
Usai rehat singkat tersebut, Brasil menyegarkan lini permainannya dengan melakukan pergantian ganda pada menit ke-71. Acelotti memasukkan Gabriel Martinelli untuk menggantikan Raphinha dan Alex Sandro untuk menggantikan Douglas Santos.
Sementara Mesir merespons dengan melakukan perombakan besar-besaran pada menit ke-75 demi mengejar ketertinggalan. Karim Hafez masuk menggantikan Ahmed Fatouh serta Emam Ashour untuk menggantikan Mohanad Lasheen.
Satu menit berselang, Mesir kembali menyegarkan pasukannya dengan memasukkan Ibrahim Adel guna menggantikan pencetak gol Mostafa Zico. Bersamaan dengan itu, Tarek Alaa juga ditarik masuk ke dalam lapangan untuk mengambil alih posisi Mohamed Hany.
Mesir terus menekan dan sempat mengancam lewat sepakan jarak jauh Emam Ashour yang sayangnya masih mampu diblok barisan pertahanan Brasil. Memasuki menit ke-85, Mesir menghabiskan slot pergantian pemain mereka dengan memasukkan Zizo menggantikan Marwan Attia serta Hamza Abdelkarim menggantikan Omar Marmoush.
Laga kemudian memasuki masa injury time setelah ofisial pertandingan mengumumkan tambahan waktu sebanyak lima menit. Pada menit ke-93, Zizo nyaris membawa Mesir menyamakan skor andai sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti tidak meleset tipis di sisi kiri gawang.
Sebelum laga usai, pertandingan sempat terhenti sejenak pada menit ke-95 akibat cedera yang dialami oleh pemain Brasil, Danilo Santos. Setelah penanganan medis selesai dilakukan, kedua tim kembali melanjutkan sisa laga yang tinggal hitungan detik.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan pada menit ke-90+7, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Brasil sukses mempertahankan keunggulan mereka dan menutup laga dengan kemenangan tipis 2-1 atas Mesir.
Rekaman Pertandingan
Brasil 2-1 Mesir
Tempat: Huntington Bank Field, Cleveland
Waktu: 7 Juni 2026
Wasit: Adonai Gonzalez (Meksiko)
Gol: Bruno Guimaraes (7'), Endrick (52') - Mostafa Zico (11')
Statistik Pertandingan
Tembakan: 12-5
Tembakan ke gawang: 7-2
Penguasaan bola: 51% - 49%
Sepak pojok: 5-3
Off-side: 0-1
Pelanggaran: 10-10
Kartu kuning: 1-1 (Marquinhos 22',) - (Mohamed Hany 43')
Kartu merah: 0-0
Susunan Pemain
Brasil (4-4-2): Alisson Becker (Weverton 46'); Roger Ibanez (Leo Pereira 46'), Marquinhos (Bremer 46'), Wesley (Danilo 17'), Douglas Santos (Alex Sandro 71'); Raphinha (Gabriel Martinelli 71'), Casemiro (Fabinho 46'), Bruno Guimaraes (Danilo Santos 46'), Lucas Paqueta (Luiz Henrique 46'); Vinícius Junior (Matheus Cunha 46'), Igor Thiago (Endrick 46').
Cadangan: Ederson, Weverton, Alex Sandro, Gabriel, Gleison Bremer, Leo Pereira, Danilo, Fabinho, Endrick, Gabriel Martinelli, Luiz Henrique, Matheus Cunha, Rayan.
Pelatih: Carlo Ancelotti
Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shoubir; Mohamed Hany (Tarek Alaa 75'), Yasser Ibrahim, Hamdy Fathy, Ahmed Fatouh (Karim Hafez 75'); Mohanad Lasheen (Emam Ashour 75'), Marwan Ateya (Zizo 85'); Haissem Hassan (Mohamed Salah 46'), Mostafa Zico (Ibrahim Adel 76'), Trezeguet (Mohamed Abdelmoneim 46'); Omar Marmoush (Hamza Abdelkarim 85').
Cadangan: Hossam Abdelmaguid, Mohamed Abdelmonem, Mohamed Salah, Zizo, Al Mahdi Soliman, Mohamed Alaa, Mohamed El Shenawy, Karim Hafez, Rami Rabia, Tarek Alaa, Emam Ashour, Mahmoud Saber, Nabil Dunga, Ibrahim Adel
Pelatih: Hossam Hassan