Grup G Piala Dunia 2026 berisikan Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Jakarta, Indonesia
Belgia diyakini tidak akan kesulitan untuk memenangi Grup G Piala Dunia 2026 sedangkan Mesir dan Iran bakal bersaing sengit untuk posisi kedua.
Grup G Piala Dunia FIFA 2026—yang terdiri dari Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru—menampilkan perpaduan intens antara pertarungan taktik di lapangan dan ketegangan geopolitik yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Meskipun Belgia adalah favorit kuat karena pengalaman dan materi pemain yang dimilikinya, perebutan tempat kedua untuk melaju ke babak selanjutnya sangat sengit di antara tiga tim lainnya.
Taji Sisa Generasi Emas Belgia
Kiper veteran Thibaut Courtois (Real Madrid), bek sarat pengalaman Thomas Meunier (LOSC Lille), playmaker bervisi brilian Kevin de Bruyne (SSC Napoli), gelandang bertahan Axel Witsel (Girona FC), dan Romelu Lukaku (SSC Napoli) adalah lima pemain yang tersisa dari generasi emas Belgia yang akan kembali diandalkan di Piala Dunia 2026 ini.
Generasi emas Timnas Belgia ini belum mampu merebut trofi bergengsi, dengan torehan terbaik adalah peringkat ketiga Piala Dunia 2018—terbaik sejauh ini di turnamen tersebut, atau sedikit lebih baik daripada Meksiko 1986 (peringkat keempat).
Dikombinasikan dengan sederet pemain muda top seperti Jeremy Doku (Man. City) dan Matias Fernandez-Pardo (LOSC Lille) serta pemain dengan usia puncak karier sekelas Youri Tielemans (Aston Villa) dan Dodi Lukebaio (SL Benfica), Belgia diprediksi tidak akan kesulitan untuk memenangi Grup G.
Bahkan, jika semua pemain dalam kondisi fit—termasuk striker “raksasa” Romelu Lukaku yang kondisi fisiknya belum 100 persen namun tetap dibawa—Belgia yang kini berada di peringkat ke-9 FIFA (dunia), bisa menjadi penantang serius peraih gelar Piala Dunia 2026.
Mesir dan Iran Bersaing untuk Peringkat Kedua
Kekuatan Mesir dan Iran saat ini relatif tidak jauh berbeda. Mesir mengandalkan bintang Liverpool FC Mohamed Salah, serta Marwan Attia, Ahmed Mostafa “Zizo”, Mahmoud Hassan “Trezeguet”, dan penyerang bintang milik Manchester City Omar Marmoush.
Sementara di kubu Iran, pelatih Amir Ghalenoei bakal mengandalkan pengalaman pemain, termasuk para pemain sayap yang dinamis, dengan pemain muda yang tengah menanjak.
Lini tengah tim ini menampilkan nama-nama andal seperti Mohammad Ghorbani, Rouzbeh Cheshmi, Mehdi Torabi, dan Aria Yousefi, bersama dengan bintang-bintang mapan seperti Alireza Jahanbakhsh, Mohammad Mohebi, dan Mehdi Ghayedi.
Selain itu, pemain muda Amirmohammad Razzaghinia telah berhasil mengamankan tiketnya ke turnamen ini, dan tetap menjadi talenta menarik yang patut diperhatikan jika diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di panggung dunia.
Mesir tengah mengejar kemenangan pertamanya setelah tujuh kali bermain di tiga Piala Dunia yang mereka ikuti sebelumnya (1934, 1990, 2018).
Seperti Mesir, Iran juga belum pernah lolos dari fase grup dari enam keikutsertaan di Piala Dunia sebelumnya (1978, 1998, 2006, 2014, 2018, 2022). Itulah mengapa pertandingan terakhir Grup G antara Mesir melawan Iran di Seattle pada Sabtu, 27 Juni, pagi WIB nanti dipastikan bakal sangat ketat.
Bagaimana dengan peluang Selandia Baru? Tanpa mengecilkan kualitas, dengan status tim berperingkat FIFA terendah (85) di antara 48 negara peserta Piala Dunia 2026, di atas kertas All Whites masih akan sulit lolos dari fase grup seperti yang mereka alami di turnamen serupa sebelumnya (1982, 2010).
Pemindahan Markas Iran, Kaitan dengan Pertandingan
Meningkatnya ketegangan politik dan militer antara Iran dan Amerika Serikat (AS)—salah satu tuan rumah, bersama Meksiko dan Kanada—telah membuat penyelenggaraan pertandingan di wilayah AS menjadi sangat rumit.
Untuk menghindari hambatan visa dan keamanan, FIFA menyetujui keputusan Iran untuk memindahkan markas mereka dari Arizona di AS ke Tijuana, Meksiko.
Dipindahnya markas ke Meksiko sementara seluruh tiga pertandingan grup mereka digelar di AS, Team Melli dipastikan bakal harus memperhatikan jadwal karena waktu perjalanan diyakini akan ikut memengaruhi kondisi fisik pemain.
Sebagai catatan, jarak Tijuana di Meksiko dengan Los Angeles sekitar 219 km dan bisa ditempuh dengan mobil (jalan darat) selama 2 jam lebih. Sedangkan jarak Tijuana ke Seattle, AS, mencapai 2.045 km.
Jadwal Lengkap Laga Grup G Piala Dunia 2026
Selasa, 16 Juni: Pukul 02.00 WIB (Seattle Stadium, Amerika Serikat) – Belgia vs Mesir
Selasa, 16 Juni: Pukul 08.00 WIB (Los Angeles Stadium, Amerika Serikat) – Iran vs Selandia Baru
Senin, 22 Juni: Pukul 02.00 WIB (Los Angeles Stadium, Amerika Serikat) – Belgia vs Iran
Senin, 22 Juni: Pukul 08.00 WIB (BC Place Stadium, Kanada) – Selandia Baru vs Mesir
Sabtu, 27 Juni: Pukul 10.00 WIB (BC Place Stadium, Kanada) – Selandia Baru vs Belgia
Sabtu, 27 Juni: Pukul 10.00 WIB (Seattle Stadium, Amerika Serikat) – Mesir vs Iran