TVRINews - Guadalupe, Meksiko

Swedia dan Tunisia hanya terpaut tujuh posisi di peringkat dunia, sehingga laga pembuka ini diprediksi berlangsung ketat dan menarik.

Swedia dan Tunisia akan memulai perjalanan mereka di Grup F Piala Dunia 2026 saat kedua tim berhadapan di Estadio Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Senin (15/6/2026) pukul 09.00 WIB. Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh TVRI Sport.

Kedua tim hanya terpaut tujuh posisi di peringkat dunia FIFA (Swedia 38, Tunisia 45), sehingga laga pembuka ini diprediksi berlangsung ketat dan menarik.

Bagi Swedia, ini merupakan penampilan ke-13 mereka di putaran final Piala Dunia. Tim berjulukan Blagult itu memiliki sejarah yang cukup baik di turnamen ini, termasuk menjadi runner-up pada edisi 1958. 

Sementara itu, Tunisia menjalani penampilan ketujuh mereka di Piala Dunia dan masih berupaya mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.

Perjalanan Swedia menuju Piala Dunia 2026 terbilang tidak biasa. Mereka menjadi tim pertama dalam sejarah yang berhasil lolos ke Piala Dunia meski finis di dasar klasemen grup kualifikasi tanpa meraih satu kemenangan pun. Prestasi mereka di UEFA Nations League menjadi penyelamat bagi tim asuhan Graham Potter tersebut.

Pada babak grup kualifikasi lalu, Swedia gagal mengalahkan Kosovo, Slovenia, maupun Swis. Namun, mereka bangkit pada babak play-off. Penyerang anyar Arsenal, Viktor Gyokeres, tampil gemilang dengan mencetak hat-trick ke gawang Ukraina di semifinal sebelum mencetak gol kemenangan dramatis melawan Polandia pada partai final play-off.

Pelatih Graham Potter, yang pernah menangani Chelsea, kini mengemban tugas untuk mempertahankan rekor positif Swedia di Piala Dunia. Sejak 1990, mereka selalu berhasil lolos dari fase grup dalam empat penampilan terakhirnya di turnamen ini. Selain itu, Swedia hanya kalah dua kali dalam 12 laga pembuka Piala Dunia yang pernah mereka jalani.

Meski demikian, lini pertahanan masih menjadi perhatian. Dalam laga uji coba menjelang turnamen, Swedia kalah 1-3 dari Norwegia dan bermain imbang 2-2 melawan Yunani. Mereka kini telah kebobolan dalam 11 pertandingan beruntun sejak mengalahkan Hungaria 2-0 pada Juni 2025. Kabar baiknya, Swedia juga selalu mencetak gol dalam enam pertandingan terakhir mereka.

Tunisia ke Piala Dunia dengan Modal Bagus

Sedangkan di sisi lain, Tunisia tampil sangat dominan selama kualifikasi zona Afrika. Tergabung bersama Namibia, Liberia, Malawi, Guinea Khatulistiwa, serta Sao Tome and Principe, mereka meraih sembilan kemenangan dari 10 pertandingan dan finis 13 poin di puncak klasemen. Hebatnya lagi, Tunisia tidak kebobolan satu gol pun sepanjang fase tersebut.

Namun, performa mereka setelah lolos ke Piala Dunia mengalami penurunan. Tim asuhan Sabri Lamouchi tersingkir dari Piala Afrika setelah kalah dari Mali di babak 16 besar. Mereka kemudian tumbang 0-1 dari Austria pada 1 Juni 2026 dan dipermalukan Belgia dengan skor 0-5 pada 6 Juni 2026 dalam uji coba.

Tunisia juga gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir dan hanya mampu mencetak satu gol dalam empat laga terkini. Meski begitu, satu-satunya pertemuan mereka dengan Swedia pada abad ke-21 berakhir manis, yakni kemenangan 1-0 pada tahun 2003.

Untuk laga ini, Swedia nyaris tampil dengan kekuatan penuh. Emil Holm sudah dipastikan absen, sementara Gabriel Gudmundsson masih diragukan karena terserang virus. 

Jika Gudmundsson tidak fit, Daniel Svensson atau Elliot Stroud siap mengisi pos tersebut. Sementara itu, Victor Lindelof, Anthony Elanga, Benjamin Nygren, dan Alexander Bernhardsson telah pulih dari masalah kebugaran ringan.

Graham Potter diperkirakan tetap mengandalkan formasi 3-4-1-2 dengan duet tajam Viktor Gyokeres dan Alexander Isak di lini depan. Keduanya telah mengoleksi total 37 gol bersama Timnas Swedia.

Dari kubu Tunisia, seluruh pemain dilaporkan dalam kondisi bugar. Lamouchi kemungkinan melakukan beberapa perubahan setelah kekalahan telak dari Belgia.

Hannibal Mejbri diprediksi kembali masuk starting eleven, begitu pula gelandang Union Berlin, Rani Khedira, adik dari juara Piala Dunia 2014 bersama Jerman, Sami Khedira. Di lini belakang, Omar Rekik akan menjadi andalan untuk melindungi kiper Mouhib Chamakh.

Melihat kualitas skuad dan ketajaman lini depan yang dimiliki, Swedia sedikit lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Meski Tunisia memiliki rekor kualifikasi yang impresif, performa mereka belakangan menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. 

Graham Potter Optimistis, Lamouchi Percaya Diri

Pelatih Swedia, Graham Potter, menyambut Piala Dunia 2026 dengan optimisme tinggi setelah sukses membawa timnya lolos melalui jalur play-off. Mantan pelatih Chelsea itu mengaku bangga sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang kini dipikulnya bersama Blagult.

"Saya merasakan kebanggaan yang besar sekaligus tanggung jawab yang besar," ujar Potter kepada FIFA.com. Ia juga menegaskan bahwa Swedia merupakan negara dengan tradisi sepak bola yang kuat dan memiliki sejarah panjang di turnamen besar. Karena itu, Potter berharap timnya mampu mengawali perjuangan di Grup F dengan hasil positif saat menghadapi Tunisia.

Sebaliknya, Tunisia datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal pertahanan yang solid. Sepanjang kualifikasi zona Afrika, tim berjulukan Elang Carthage itu tidak kebobolan satu gol pun dan mencatat sembilan kemenangan dari 10 pertandingan.

Rekor tersebut menjadi bekal penting saat mereka bersiap menghadapi ujian berat melawan Swedia pada laga perdana Grup F. Pelatih Tunisia, Sabri Lamouchi, menyadari level persaingan di putaran final Piala Dunia akan jauh berbeda dibanding saat kualifikasi. 

"Tim-tim yang akan kami hadapi akan memberikan tuntutan yang jauh lebih sulit dengan intensitas yang jauh lebih tinggi, dan kami harus mampu menunjukkan kualitas kami," kata Lamouchi seperti dikutip Reuters.

Meski demikian, mantan pelatih Pantai Gading itu tetap percaya diri dengan kekuatan utama yang dimiliki timnya. "Kami memiliki pertahanan yang sangat kuat dan kebobolan sangat sedikit gol," ujarnya. 

Kepercayaan diri tersebut akan langsung diuji saat Tunisia harus meredam duet penyerang Swedia, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, yang menjadi andalan Blagult dalam memburu gol di Piala Dunia 2026.

Swedia vs Tunisia

Stadion: Estadio Monterrey

Wasit: Yael Falcon Perez (Argentina)

Peluang: 55-45

Perkiraan Susunan Pemain:

Swedia (3-4-1-2): 23-Kristoffer Nordfeldt; 4-Isak Hien, 3-Victor Lindelof, 2-Gustaf Lagerbielke; 21-Alexander Bernhardsson, 16-Jesper Karlstrom, 18-Yasin Ayari, 5-Gabriel Gudmundsson; 10-Benjamin Nygren; 17-Viktor Gyokeres, 9-Alexander Isak

Cadangan: 1-Jacob Widell Zetterstrom, 12-Viktor Johansson, 14-Hjalmar Ekdal, 6-Herman Johansson, 8-Daniel Svensson, 20-Eric Smith, 15-Carl Starfelt, 7-Lucas Bergvall, 19-Mattias Svanberg, 22-Besfort Zeneli, 11-Anthony Elanga, 25-Gustaf Nilsson

Pelatih: Graham Potter

Tunisia (4-2-3-1): 1-Abdelmouhib Chamakh; 20-Yan Valery, 4-Omar Rekik, 3-Montassar Talbi, 2-Ali Abdi; 17-Ellyes Skhiri, 13-Rani Khedira; 7-Elias Achouri, 10-Hannibal Mejbri, 11-Ismael Gharbi; 19-Firas Chaouat

Cadangan: 16-Aymen Dahmen, 22-Sabri Ben Hessen, 5-Adem Arous, 21-Amine Ben Hamida, 6-Dylan Bronn, 23-Moutaz Neffati, 24-Raed Chikhaoui, 25-Anis Ben Slimane, 15-Hadj Mahmoud, 12-Mortadha Ben Ouanes, 8-Elias Saad, 9-Hazem Mastouri, 14-Khalil Ayari, 18-Rayan Elloumi, 26-Sebastian Tounekti

Pelatih: Sabri Lamouchi

Pertemuan Terakhir

13/02/2003 Tunisia 1-0 Swedia - Persahabatan

10/02/1999 Tunisia 0-1 Swedia - Persahabatan

22/04/1992 Tunisia 0-1 Swedia - Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Swedia

04/06/2026 Swedia 2–2 Yunani -Persahabatan

01/06/2026 Norwegia 3–1 Swedia - Persahabatan

31/03/2026 Swedia 3–2 Polandia - Play-off Piala Dunia 2026 

26/03/2026 Ukraina 1–3 Swedia - Play-off Piala Dunia 2026

18/11/2025 Swedia 1–1 Slovenia - Kualifikasi Piala Dunia 2026

Lima Pertandingan Terakhir Tunisia

06/06/2026 Belgia 5–0 Tunisia - Persahabatan

01/06/2026 Austria 1–0 Tunisia - Persahabatan

31/03/2026 Kanada 0–0 Tunisia - Persahabatan

28/03/2026 Haiti 0–1 Tunisia - Persahabatan

03/01/2025 Mali 1–1 (a.e.t.) (3–2 p) Tunisia - 16 Besar Piala Afrika