TVRINews - New York, Amerika Serikat

Luis de la Fuente menagih janji Marc Cucurella sebelum laga final Piala Dunia 2026.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengingatkan pemainnya, Marc Cucurella untuk menunaikan janji sebelum tampil final di Piala Dunia 2026. Bek berusia 27 tahun tersebut mengatakan bakal membuat tato dengan wajah sang pelatih jika berhasil mengalahkan Argentina.

Bermain di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB, Spanyol mengakhiri perlawanan Argentina dengan skor 1-0. Butuh sampai ke babak tambahan bagi tim berjuluk La Roja untuk mencetak gol melalui Ferran Torres.

"Saya sudah terlalu tua untuk bertato, tetapi para pemain saya adalah orang-orang yang memegang teguh janji mereka dan saya tahu mereka akan menepati janjinya," kata de la Fuente dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari NDTV.

"Mereka sudah membuat janji dan sekarang harus menepatinya. Saya juga tidak sejelek itu," ia menambahkan sembari tersenyum.

Candaan kembali dilontarkan pelatih berusia 65 tahun tersebut saat mendapat pertanyaan mengenai bagian tubuh tato wajahnya dibuat Cucurella. "Mungkin di bagian tubuh yang tidak terlihat. Tetapi kalau sudah mengucapkan sesuatu, ya harus ditepati.”

Cucurella berjanji akan membuat tato wajah de la Fuente sebagai bentuk apresiasi. Sebab, sebelum mengantarkan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026, ia juga memimpin tim memenangi Euro 2024.

Pembahasan mengenai janji Cucurella ramai diperbincangkan publik. Seusai laga, pemain yang musim depan bermain untuk Real Madrid tersebut bertanya "Ada seniman tato di sini?" melalui media sosial.

Diakui Cucurella, saat ini ia masih memikirkan di bagian tubuh mana akan mentato wajah sang juru taktik. Ia menampung semua masukan yang ada dan memastikan bakal menunaikan janji.

"Saya harus memikirkan di mana saya membuatnya. Masih ada waktu, dan saya berharap ada sumbangan ide untuk saya. Saya akan memikirkannya dan kemudian melakukannya," tuturnya.

De la Fuente banyak mendapat sanjungan usai Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Performa Rodri dan kawan-kawan begitu luar biasa. Selalu unggul penguasaan bola, gawang mereka juga hanya sekali kebobolan dari delapan pertandingan yang dilalui.