TVRINews - Lisbon, Portugal

Rekor buruk Cristiano Ronaldo lawan tim asal Amerika Selatan di Piala Dunia memberikan peluang bagi Kolombia.

Dalam karier Cristiano Ronaldo, menghadapi tim Amerika Selatan selalu menyulitkan. Di Piala Dunia 2026 ini, Cristiano Ronaldo bersama Portugal akan kembali bertemu dengan tim dari Benua Merah tersebut yaitu Kolombia. Selecao das Quinas satu grup dengan Kolombia, Uzbekistan, dan Republik Demokratik Kongo.

Portugal akan menghadapi Kolombia di laga terakhir Grup K yaitu pada 27 Juni setelah lawan Republik Demokratik Kongo pada laga pertama (17 Juni) dan laga kedua lawan Uzbekistan (23 Juni).

Cristiano Ronaldo yang akan tampil dalam Piala Dunia keenam dalam kariernya akan tantangan yang selalu menghantuinya. Menghadapi tim asal Amerika Selatan seolah menjadi "kutukan" dalam kariernya. Kutukan di sini bukan bermakna mistis melainkan dari statistik sepanjang CR7 lawan tim-tim dari benua tersebut.

Dalam kariernya di Piala Dunia jika menghadapi tim asal Amerika Selatan, Cristiano Ronaldo belum pernah mengecap kemenangan. Bahkan, setiap kali bintang yang kini memperkuat Al Nassr tersebut lawan tim asal Amerika Selatan, hasilnya seringkali mengecewakan.

Karena itu, latar belakang tersebut membuat pertandingan melawan Kolombia jauh lebih daripada sekadar pertandingan babak penyisihan grup biasa. Apalagi, pertandingan itu merupakan laga terakhir dalam grup mereka. Dari semua laga Grup K, pertandingan Portugal vs Kolombia akan menarik perhatian.

Faktanya, dari delapan gol yang pernah diciptakan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, tidak satu pun dia cetak ke gawang tim asal CONMEBOL. Gol Cristiano Ronaldo tercipta masing-masing satu gol ke gawang Iran, Korea Utara, Maroko, Gana (dua laga), dan Spanyol (hat-trick).

Sementara laga Cristiano Ronaldo menghadapi tim asal Amerika Selatan hanya tiga pertandingan. Dan, tidak satu pun dari laga-laga tersebut dia mampu mencetak gol. Brasil adalah tim asal Amerika Selatan pertama yang dihadapi Cristiano Ronaldo di turnamen ini. Momen itu terjadi dalam fase grup Piala Dunia 2010. Pada pertandingan tersebut, laga berakhir dengan skor 0-0.

Cristiano Ronaldo baru kembali bertemu lawan dari Amerika Selatan di Piala Dunia 2018 yaitu Uruguai. Dalam pertandingan 16 besar itu, Portugal kalah 1-2. Satu-satunya gol Portugal dalam laga tersebut diciptakan rekan setimnya, Pepe. Cristiano Ronaldo kembali menghadapi Uruguai di Piala Dunia 2022 silam. Pada laga tersebut, Portugal memang menang 2-0 tapi dua gol tersebut diborong Bruno Fernandes.

Meski demikian, di luar dari Piala Dunia khususnya dalam laga uji coba, Cristiano Ronaldo pernah mencetak gol ke gawang Tim Amerika Selatan. Seperti golnya ke gawang Argentina pada Februari 2011 saat kalah 1-2. Cristiano Ronaldo juga mencetak gol ke gawang Ekuador saat Portugal kalah 2-3 pada Februari 2013.

Jadi menarik untuk menantikan apakah Cristiano Ronaldo dapat mengubah trend buruk tersebut saat menghadapi Kolombia pada Piala Dunia 2026 nanti. Semua catatan tersebut tentu memberikan harapan bagi Timnas Kolombia, tim yang memiliki bintang seperti James Rodriguez dan Luis Diaz.

Apalagi, Kolombia dikenal sebagai tim yang mampu mengejutkan setiap kali tampil dalam ajang seperti turnamen. Mereka selalu mampu menjadi tim yang memberikan kesulitan. Kolombia juga memiliki barisan pertahanan dengan fisik yang kuat seperti Davinson Sanchez, Yerry Mina, dan Daniel Munoz.

Atau gelandang bertahan Crystal Palace yaitu Jefferson Lerma, dan Kevin Castano pemain River Plate. Daniel Munoz dan Jefferson Lerma baru membawa Crystal Palace juara Conference League setelah mengalahkan Rayo Vallecano pada 27 Mei 2026 lalu.

Meski demikian, Cristiano Ronaldo tentu tidak akan menyerah begitu saja. Apalagi, kemungkinan besar ini akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi legenda berusia 41 tahun tersebut. Lawan Kolombia adalah tantangan sekaligus pembuktian bagi CR7 bahwa tidak ada "kutukan" baginya menghadapi tim-tim dari Amerika Selatan.