Ilustrasi Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal Foto: TVRI/Grafis/Mohamad Yusuf
TVRINews - Porto, Portugal
Jorge Jesus merupakan salah satu pelatih paling berpengalaman dalam sejarah sepak bola Portugal.
Federasi Sepak Bola Portugal resmi menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih baru tim nasional Portugal setelah berakhirnya kiprah Selecao das Quinas di Piala Dunia 2026.
Dikutip dari Reuters, penunjukan pelatih berusia 71 tahun itu diumumkan pada Jumat (10/7/2026), hanya beberapa hari setelah Roberto Martinez mengakhiri masa baktinya usai Portugal tersingkir di babak 16 besar.
Martinez meninggalkan jabatannya setelah Portugal kalah 0-1 dari Spanyol dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan bahwa kontraknya memang berakhir seiring kekalahan tersebut sehingga tidak ada perpanjangan kerja sama.
Kini, tanggung jawab membangun kembali Tim Nasional Portugal berada di tangan Jorge Jesus, salah satu pelatih paling berpengalaman dalam sejarah sepak bola Portugal. Penunjukan ini sekaligus menandai pertama kalinya Jesus menangani Timnas Senior Portugal setelah puluhan tahun berkarier di level klub.
Karier Jorge Jesus
Jorge Fernando Pinheiro de Jesus lahir di Amadora, Portugal, pada 24 Juli 1954. Sebelum menjadi pelatih, ia merupakan seorang pemain yang berposisi sebagai gelandang dan sempat memperkuat Sporting CP pada level junior.
Namun, karier bermainnya lebih banyak dihabiskan bersama klub-klub kecil di Portugal sebelum memutuskan beralih ke dunia kepelatihan.
Karier melatih Jesus dimulai pada akhir 1980-an. Namanya mulai dikenal ketika berhasil membawa sejumlah klub Portugal tampil kompetitif, sebelum mencapai puncak popularitas saat menangani Benfica pada 2009 hingga 2015.
Bersama Benfica, ia mempersembahkan tiga gelar Liga Portugal, satu Piala Portugal, lima Piala Liga Portugal, dan satu Piala Super Portugal. Di bawah arahannya, Benfica juga dua kali mencapai final Liga Europa pada musim 2012-13 dan 2013-14.
Setelah meninggalkan Benfica, Jesus sempat melatih rival abadi Sporting CP. Ia kemudian menjalani petualangan di luar Portugal dengan menangani Al Hilal di Arab Saudi dan Flamengo di Brasil.
Bersama Flamengo pada 2019, Jesus mencatat salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Ia membawa klub raksasa Brasil tersebut menjuarai Copa Libertadores dan Campeonato Brasileiro Serie A pada musim yang sama. Kesuksesan itu membuatnya dikenang sebagai salah satu pelatih asing tersukses dalam sejarah Flamengo.
Jesus kemudian kembali ke Benfica sebelum melatih Fenerbahce di Turki. Pada musim panas 2025, ia menerima tawaran menangani Al-Nassr di Liga Pro Arab Saudi.
Musim 2025-26 menjadi salah satu musim yang sukses bagi Jesus di Timur Tengah. Ia mengantarkan Al-Nassr meraih gelar Liga Pro Arab Saudi sekaligus mengembalikan klub tersebut ke puncak kompetisi domestik.
Al-Nassr di Bawah Jorge Jesus
Cristiano Ronaldo tampil sangat produktif di bawah asuhan Jorge Jesus. Penyerang veteran yang kini berusia 41 tahun mencetak 29 gol dalam 33 pertandingan bersama Al-Nassr sepanjang musim lalu.
Hubungan kerja sama yang sudah terjalin di level klub diharapkan menjadi modal penting ketika keduanya kembali bekerja sama di tim nasional Portugal.
Meski demikian, masa depan Ronaldo bersama tim nasional masih belum sepenuhnya jelas. Sang kapten telah memastikan bahwa Piala Dunia 2026 menjadi turnamen Piala Dunia terakhir dalam kariernya.
Namun hingga kini, ia belum mengambil keputusan apakah akan langsung pensiun dari sepak bola internasional atau tetap memperkuat Portugal pada ajang-ajang lain, termasuk kualifikasi Piala Eropa 2028.
Federasi Sepak Bola Portugal berharap pengalaman panjang Jorge Jesus menangani klub-klub elite, kemampuannya mengembangkan pemain, serta rekam jejak meraih trofi di berbagai negara dapat membawa Portugal kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.
Tugas pertamanya adalah membangun kembali kepercayaan diri skuad setelah kegagalan di Piala Dunia 2026 dan mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.