Penyerang Timnas Brasil, Luiz Henrique. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Saint Petersburg, Rusia
Luiz Henrique berharap kembali mendapatkan kepercayaan dari Carlo Ancelotti untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Timnas Brasil memiliki banyak pilihan di lini depan. Cederanya Rodrygo Goes dan belum fitnya Neymar tampaknya tidak akan memengaruhi kekuatan Timnas Brasil untuk bertarung di Piala Dunia 2026 nanti.
Brasil memiliki Joao Pedro, Matheus Cunha, Richarlison, dan Endrick, pemain yang dapat menjadi penyerang tengah. Lalu ada gerbong pemain yang punya kemampuan sebagai penyerang sayap seperti Vinicius Junior, Estevao, Raphinha, dan Gabriel Martinelli.
Namun, ada satu nama lagi yang bisa bermain di tiga posisi tersebut sebagai penyerang tengah, penyerang sayap dan kiri. Dia adalah Luiz Henrique, bintang klub Rusia, Zenit Saint Petersburg. Karena perannya yang serbabisa itu pula yang membuat Luiz Henrique memiliki peluang besar untuk masuk skuad Brasil.
Carlo Ancelotti akan membawa timnya tampil dalam dua laga uji coba di akhir Maret 2026 ini. Tim Samba akan menghadapi Prancis dan Kroasia pada 26 dan 31 Maret 2026 nanti. Rencananya, Carletto akan mengumumkan daftar pemain untuk dua laga tersebut pada Jumat pekan depan.
Momen menantikan pengumuman pemanggilan skuad Brasil, diakui Luiz Henrique menjadi sesuatu yang menegangkan. Maklum, di antara para pemain Brasil, dirinya termasuk wajah baru meski kariernya sebagai pemain profesional sudah lama dan dirinya sudah berusia 25 tahun. Hingga saat ini, Luis Henrique baru bermain dalam 11 pertandingan mengenakan kostum Timnas Brasil.
“Saya dan istri saya di sini bersama, berbagi ketegangan dan kecemasan yang sama, menunggu Carlo Ancelotti memanggil nama saya. Ketika itu terjadi, kami mulai berteriak, melompat-lompat, dan kami segera menelepon keluarga kami, yang berada di Brasil. Hanya kami berdua di sini. Kami berdoa, dan ketika nama saya disebut, kami merayakannya dengan euforia,” kata Luiz Henrique, bercerita, kepada Globoesporte dan wawancara kepada Terra, Sabtu (14/3/2026).
Luiz Henrique memang memilih jalan yang tidak biasa karena bermain di klub asal Rusia, Saint Petersburg. Musim ini, dia tampil dalam 19 laga Premier Liga (Liga Rusia) dengan mengoleksi 3 gol dan 3 asis. Adaptasi menjadi salah satu yang membuatnya harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan performanya agar tetap dalam pantauan Carlo Ancelotti.
Saat ini, Saint Petersburg ada di posisi kedua di bawah Krasnodar dari 21 laga dengan mengoleksi 45 poin atau hanya tertinggal satu poin dari rivalnya itu. Namun, walau tidak bermain di liga top Eropa, bintang berusia 25 tahun ini optimistis bahwa peluangnya untuk masuk skuad Brasil sangat terbuka.
Pasalnya, dia yakin selama ini dia tidak pernah mengecewakan pelatih asal Italia tersebut setiap kali diturunkan dalam pertandingan, baik sebagai pemain inti maupun sebagai pemain pengganti.
“Carlo Ancelotti berbicara dengan semua pemain dan banyak mendengarkan. Dia bertanya kepada kami bagaimana kami ingin bermain, sisi mana yang kami sukai untuk bermain. Itu penting bagi kami. Dia seperti seorang ayah. Dia menciptakan suasana yang sangat santai dan ingin kami bermain dengan gembira dan bebas. Dia mengatakan sangat sulit untuk memiliki bakat seperti yang dimiliki orang Brasil dan bahwa kami tidak boleh berhenti merasa bahagia di lapangan,” kata Luiz Henrique lagi.
Karena itulah, Luiz Henrique optimistis bahwa dirinya akan dipanggil lagi oleh Carlo Ancelotti masuk skuad Timnas Brasil. Salah satu momen yang tidak dilupakannya, ketika berperan dalam kemenangan Brasil atas Cili yang berlangsung di stadion kebanggaan dan bersejarah sepak bola Brasil, Stadion Maracana.
Dalam laga 5 September 2025 itu, Carlo Ancelotti menurunkannya di menit ke-66 menggantikan Estevao. Hanya dalam enam menit kemudian, Luiz Henrique memberikan asis bagi terciptanya gol kedua Brasil 2-0, yang diciptakan Lucas Paqueta.
Dalam pertandingan tersebut, Brasil menang 3-0 di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan. Sepanjang laga kualifikasi, Luiz Henrique tampil dalam 8 laga dengan mencetak 2 gol dan memberikan 2 asis.
"Pertandingan tersebut adalah impian dalam hidup saya. Itu adalah pertandingan di mana semua fans Brasil menyaksikan siapa sebenarnya Luiz Henrique," kata Luiz Henrique, tersenyum. "Ketika saya pulang ke rumah, saya bahkan tidak bisa duduk tenang. Saya kembali memutar rekaman video pertandingan itu, membalas WhatsApp dan Instagram. Itu sangat penting bagi saya dan saya ingin memberikan setiap hari kepada tim nasional," dia menambahkan.
Mantan bintang Real Betis (Spanyol) ini menegaskan bahwa dirinya ingin memperlihatkan kemampuannya, potensinya, sehingga publik Brasil dapat melihat lebih banyak lagi apa yang dapat dia berikan untuk Brasil.
"Setelah pertandingan di Maracana itu, Carlo Ancelotti memberikan selamat kepada saya dan mengatakan bahwa saya bermain sangat baik. Dia berharap saya terus bermain bagus dengan semangat yang sama, fokus, dan terus berkonsentrasi ketika di lapangan," kata Luiz Henrique lagi.
Pemain bernama lengkap Luiz Henrique Andre Rosa da Silva ini lahir di Petropolis, 2 Januari 2001, Brasil. Dengan tinggi 1,82 meter, pemain yang mengawali karier di level timnas tim U-20 Brasil merupakan sosok yang ideal untuk lini depan. Luiz Henrique mengawali karier sepak bola di tim muda Fluminense pada 2010.
Butuh 10 tahun baginya untuk berada di sana (hingga 2020) sebelum akhirnya masuk tim senior Fluminense pada 2020 hingga 2022. Luiz Henrique sempat bermain di Liga Spanyol bersama klub Real Betis. Namun, kariernya tidak berkembang hingga kemudian dia memutuskan untuk kembali ke Brasil. Pada 2024 dia bermain di Botafogo.
Di klub inilah dia meraih tiga gelar yaitu Piala Libertadores 2024, juara Liga Brasil 2024 dan Piala Rio pada 2024. Semusim di Botafogo, dia total mencetak 12 gol dan memberikan 6 asis dari 55 laga di semua ajang.
Meluruskan Komentarnya tentang Neymar
Luiz Henrique juga meluruskan isu yang muncul dari komentarnya terkait Neymar pada tahun lalu. Dia memang pernah menyampaikan pendapatnya saat memberikan saran kepada bintang andalan Timnas Brasil tersebut.
Luis Henrique menyampaikan agar Neymar bisa membantu dan terlibat saat timnya dalam situasi bertahan. Neymar, bintang Santos FC, tampaknya tidak menyukai pernyataan Luiz Henrique tersebut, dan menanggapinya dengan "Ah, bagus" dalam sebuah wawancara.
Terlepas dampak dari interaksi tersebut pada saat itu, Luiz Henrique memastikan bahwa tidak ada yang lebih daripada apa yang dia sampaikan. Bahkan, dia menyampaikan keyakinannya Neymar akan berada di Piala Dunia.
“Tidak ada percakapan dengan Neymar setelah itu, tetapi saya yakin pemberitaan salah menafsirkannya. Terkadang saya mungkin salah mengungkapkan atau dia salah paham, tetapi itu bagian dari sepak bola," kata Luiz Henrique.
"Saya penggemar berat Neymar. Neymar adalah pemain yang pantas mendapatkan segalanya di sepak bola, karena dia telah mencapai banyak hal dan masih terus mencapai lebih banyak lagi. Dia pemain kelas atas, sangat pekerja keras, dan dia juga pantas berada di Timnas Brasil. Saya yakin dia akan berada di sana dan akan membantu kami."