TVRINews – Jakarta, Indonesia

Suasana nobar perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia melawan Inggris di Media Center TVRI berlangsung meriah.

Selaku pemegang hak resmi penyiaran Piala Dunia 2026, TVRI berusaha keras untuk menyenangkan dan memuaskan pemirsanya dengan siaran pertandingan sepak bola berkualitas. 

Salah satu cara untuk meramaikan Piala Dunia adalah dengan menggelar acara nonton bareng (biasa disingkat nobar) yang sudah beberapa kali digelar di Media Center Piala Dunia TVRI di Stasiun Pusat Senayan, Jakarta. 

Salah satu pertandingan perempat final sengit antara Norwegia melawan Inggris yang berlangsung Minggu (12/7/2026) dini hari dipilih sebagai tontonan nobar. Untuk meramaikan suasana nobar, TVRI mengundang duta besar dari kedua negara yang bertanding, Norwegia dan Inggris. 

Sayangnya, duta besar dan staf Kedubes Norwegia tidak bisa hadir karena satu dan lain hal. Alhasil, hanya Dominic Jermey selaku Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste dan staf Kedubes Inggris, beserta sejumlah orang penggemar berat Three Lions yang datang. 

Lebih dari 80 orang pendukung Timnas Inggris—terdiri dari staf Kedubes Inggris, kelompok penggemar berat Three Lions, dan beberapa figur publik—yang memenuhi Media Center TVRI tampak sangat antusias menyaksikan pertandingan. 

Beberapa anggota Dewan Direksi TVRI juga tampak hadir, di antaranya Direktur Program dan Berita Arif Kuswardono dan Direktur Teknik Bernardus Satriyo Dharmanto.

Dalam sambutannya, Arif Kuswardono menyebut bangga bisa kembali menghibur para tamu dari sejumlah kedutaan besar negara-negara sahabat, termasuk Inggris. 

“Kami senang acara nobar ini disambut antusias. Ini ketiga kalinya kami mengundang Kedubes Inggris untuk nobar. Jika Inggris nanti melaju hingga ke final, kami akan kembali mengundang Anda semua untuk nobar final Piala Dunia di Lapangan Banteng,” ucap Arif Kuswardono.

Antusias Luar Biasa Penggemar Inggris

Kendati Inggris yang tertinggal lebih dulu lewat gol winger Norwegia Andreas Schjelderup pada menit ke-36, para pendukung Three Lions yang memadati Media Center Piala Dunia TVRI tetap bersemangat mendukung. 

Bermacam-macam reaksi maupun bentuk dukungan penggemar Inggris. Mulai dari berteriak menyayangkan jika sebuah peluang gagal, meneriaki pemain lawan yang melakukan pelanggaran, hingga tepukan tangan sembilan kali lalu dikombinasikan satu teriakan: “England!”

Yang jelas, suasana yang muncul dari keriuhan dan kemeriahan pendukung Inggris di nobar TVRI tersebut sudah seperti di Miami Stadium, penuh semangat. 

Suasana bertambah meriah saat gelandang serang dan bintang Three Lions, Jude Bellingham, mencetak gol penyeimbang pada menit ke-45+2 memanfaatkan assist dari Anthony Gordon.  

Keriuhan penonton kian menjadi saat Bellingham mencetak gol kedua pada menit ke-93, yang membuat Inggris memimpin, 2-1. Sekitar enam menit berselang, Inggris mengira mendapatkan penalti. Namun setelah wasit Clement Turpin memeriksa VAR, penalti itu dibatalkan.

Merasa di atas angin, para pendukung Inggris pun mulai menyanyikan sejumlah lagu, salah satunya Hey Jude dari The Beattles untuk mengapresiasi performa Bellingham yang luar biasa dalam laga tersebut. 

Saat wasit Clement Turpin meniup peluit panjang akhir dari babak perpanjangan waktu 2x15 menit, suasana Media Center pun pecah karena pendukung Inggris merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka menembus semifinal.