Timnas Iran bersiap untuk tampil di Piala Dunia 2026 Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Iran
Timnas Iran sedang menjalani pemusatan latihan di Turki sebagai persiapan uji coba melawan Nigeria dan Kosta Rika.
Timnas Iran melanjutkan persiapan untuk tampil di Piala Dunia 2026. Keputusan ini mereka ambil tanpa meninggalkan sikap sebelumnya, yakni menolak bertanding di Amerika Serikat.
Iran tergabung ke dalam Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan Team Melli --julukan Iran-- dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Karena adanya serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari 2026 lalu, Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) dan pemerintah sepakat untuk menarik diri dari Piala Dunia 2026.
Seiring waktu berjalan, Iran mengubah sikapnya. Mereka mempertimbangkan kemungkinan Mehdi Taremi dan kawan-kawan tetap dikirim ke Piala Dunia 2026. Opsi yang diajukan kepada FIFA adalah memindahkan lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Presiden FFIRI, Mehdi Taj, menyampaikan bahwa saat ini skuad Iran sedang menjalani pemusatan latihan di Turki sebagai persiapan uji coba melawan Nigeria dan Kosta Rika pada 27 dan 31 Maret 2026 mendatang.
"Tim nasional sedang mengadakan pemusatan latihan di Turki. Kami akan memainkan dua pertandingan persahabatan di sana. Kami memboikot Amerika, tetapi tidak akan memboikot Piala Dunia," kata Mehdi Taj, dikutip dari Kantor Berita Fars, Kamis (19/3/2026).
Perubahan sikap Iran ini terjadi tak berselang lama dari pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Jumat (13/3/2026). Ia tak menyarankan Tim Melli datang ke negaranya karena alasan keamanan.
"Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan ke Piala Dunia, tapi saya benar-benar tidak percaya bahwa pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan dan hidup mereka sendiri," ujar Trump, dikutip dari Reuters.
Team Melli merespons pernyataan kontroversial Trump tersebut. Orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu dinilai bertindak melampaui kewenangan. Karena yang boleh memastikan siapa yang ikut Piala Dunia atau tidak hanya FIFA.
"Piala Dunia adalah ajang internasional yang sangat bersejarah dan badan yang berhak mengatur adalah FIFA, bukan diatur oleh perorangan atau (sebuah) negara," demikian pernyataan tim nasional Iran melalui Instagram resminya.