Ilustrasi pertandingan Inggris vs Gana dalam laga penyisihan Grup L. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Foxborough, Amerika Serikat
Inggris datang dengan kekuatan serangan yang besar namun akan menghadapi solid dan kuatnya pertahanan Gana yang juga mengandalkan serangan balik.
Inggris dan Gana akan bertemu dalam pertandingan kedua Grup L Piala Dunia 2026, Selasa malam waktu setempat atau Rabu (24/6/2026) yang akan disiarkan TVRI Sport mulai pukul 02.00 WIB. Laga Inggris vs Gana akan digelar di Stadion Boston Stadium, Amerika Serikat.
Inggris vs Gana mempertemukan dua tim yang meraih kemenangan pada pertandingan pertama di Grup L. Inggris menang 4-2 atas Kroasia sedangkan Gana mengalahkan Panama 1-0. Hasil tersebut menempatkan Inggris dan Gana di posisi dua teratas klasemen sementara. Inggris memimpin karena unggul dalam selisih gol. Keduanya sama-sama mengoleksi tiga poin.
Harry Kane memperlihatkan perannya sebagai mesin gol dan sebagai kapten The Three Lions saat lawan Kroasia. Bintang 32 tahun ini mencetak dua gol saat menghadapi Kroasia. Dua gol lainnya ditorehkan Jude Bellingham dan Marcus Rashford. Sedangkan satu-satunya gol Gana ke gawang Panama diciptakan Caleb Marfo Yirenkyi, gol yang tercipta di menit-menit terakhir laga bergulir (90+5).
Kini, The Three Lions akan bertemu Black Stars di laga menentukan. Pemenang dari pertandingan ini akan lolos ke babak 32 besar. Peluang ini tentu akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh kedua pelatih, Thomas Tuchel di Timnas Inggris dan Carlos Queiroz di Timnas Gana.
Inggris yang Produktif
Harry Kane telah mengoleksi 10 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia dari 12 pertandingan di turnamen terbesar sepak bola ini. Jumlah tersebut menempatkannya setara dengan legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker (1986-19990). Karena itu, jika bintang Bayern Munchen ini mampu mencetak gol ke gawang Gana, dia akan melampaui rekor sang legenda Inggris tersebut.
Sukses Gana mengalahkan Panama tanpa kemasukan memperlihatkan kemampuan barisan pemain belakang Black Stars menjaga pertahanan timnya sepanjang laga bergulir. Jonas Adjetey, Jerome Opoku, Marvin Senaya, dan Gideon Mensah yang diturunkan di laga itu dalam pola empat bek sejajar akan menjadi tantangan bagi Harry Kane dalam memburu gol.
Dari laga lawan Kroasia, dapat dilihat bahwa Inggris memiliki cukup banyak cara untuk mencetak gol. Bola-bola set-pieces dalam hal ini tendangan sudut yang kerap dilepaskan Declan Rice menjadi salah satu senjata The Three Lions untuk mencetak gol.
Dari empat gol saat lawan Kroasia, satu dari penalti yang diciptakan Harry Kane, satu lagi dari tandukan Harry Kane meneruskan bola sepak pojok, sedangkan dua lainnya dari bola berjalan. Pertama akselerasi Jude Bellingham yang memanfaatkan ruang di sisi kanan. Sprint yang dilakukannya membuktikan bahwa pemilik nomor 10 Inggris di Piala Dunia 2026 ini dalam kondisi dan performa terbaik.
Sedangkan satu gol lainnya tercipta dari Marcus Rashford. Penyerang milik Manchster United yang musim lalu dipinjamkan ke Barcelona juga memperlihatkan kepercayaan dirinya. Kemampuannya dalam menguasai situasi serta keputusannya mengarahkan bola menjadi nilai spesial dari penampilan Marcus Rashford di laga ini meski tampil dari bangku cadangan.
Semua itu memperlihatkan bahwa Inggris tim yang tidak kesulitan dalam mencetak gol. Yang menjadi perhatian bagi Thomas Tuchel adalah membangun pertahanannya lagi agar lebih kuat dan solid. Dua gol Kroasia yang bersarang ke gawang mereka, terjadi karena longgarnya penjagaan mereka di jantung pertahanan.
Selain pertahanan, ada kemungkinan Thomas Tuchel mengubah dua pemain sayap. Masuknya Bukayo Saka dan Marcus Rashford di menit ke-72, memperlihatkan koneksi kedua pemain sayap ini. Gol Marcus Rasford terjadi setelah mendapatkan asis dari Bukayo Saka. Namun demikian, kemungkinan perubahan ini hanya akan terjadi jika Bukayo Saka dalam kondisi fit.
Pemain sayap Arsenal tersebut memang sempat absen dalam latihan namun di sesi hari berikutnya, Bukayo Saka sudah bisa bergabung dengan rekan setimnya dalam latihan. Kondisinya masih dalam pemantauan Thomas Tuchel. Kondisi Marcus Rashford juga sempat mengkhawatirkan namun diyakini bisa masuk dalam daftar pemain yang akan menghadapi Gana.
Thomas Tuchel akan Kembali menerapkan pola 4-2-3-1 dengan Harry Kane sebagai penyerang. Dia akan mendapatkan dukungan dari Jude Bellingham sebagai pemain dan gelandang serang. Kerja sama keduanya bisa menjadi penentu dari permainan Inggris dalam laga nanti.
Noni Madueke kemungkinan akan tetap diturunkan di sayap kanan mengingat Inggris akan menghadapi lawan yang memiliki fisik yang kuat. Declan Rice dan Elliot Anderson sebagai pemain bertahan.
Sementara itu, Gana asuhan Carlos Queiroz akan bermain dengan formasi 4-3-3. Jordan Ayew di lini depan akan menjadi harapan bagi Gana untuk mencetak gol. Kekuatan Gana ada di lini tengah dengan Thomas Partey. Mantan bintang Arsenal ini bisa menjadi pemain yang menjaga lini tengah timnya.
Kekuatan dan ketahanan fisik akan menjadi keunggulan bagi Gana dalam laga ini. Carlos Queiroz akan membuat timnya bermain kompak dan disiplin, dengan Thomas Partey dan Caleb Yirenkyi menjaga keseimbangan di lini tengah.
Gana juga memilki Antoine Semenyo yang sudah membuktikan, dari pergerakannya menggiring bola, dapat membuka peluang timnya dalam mencetak gol. Keberhasilan Gana mencetak gol di menit-menit terakhir juga membuktikan bahwa tim ini memiliki ketahanan yang sangat luar biasa.
Prediksi Pertandingan
Inggris di atas kertas memiliki peluang meraih kemenangan. Salah satu faktor yang membuat mereka berada di atas Gana karena kualitas materi pemain mereka yang berada di sepertiga akhir lapangan. Faktor Jude Bellingham dan Harry Kane bisa membuat perbedaan di laga ini.
Permainan Inggris akan bergantung kepada kemampuan Jude Bellingham baik dalam menguasai bola atau pun kemampuannya dalam menciptakan peluang. Kemungkinan besar, pergerakan Jude Bellingham akan mendapatkan perlawanan dari para gelandang Gana, termasuk dari Thomas Partey.
Koneksi sayap Inggris seperti Nony Madueke dengan Jude Bellingham atau Anthony Gordon maupun Marcus Rashford akan sangat menentukan permainan The Three Lions. Gana memiliki peluang jika mereka bisa dengan cepat memanfaatkan ruang kosong dalam serangan balik.
Antoine Semenyo bisa mengulang lagi skenario ketika menghadapi Panama. Dia bisa mengandalkan kecepatannya untuk menusuk sisi kiri pertahanan Inggris saat The Three Lions dalam fase transisi. Meski Inggris diunggulkan dengan sejumlah variasi serangan, namun kekutan fisik serta serangan balik Gana bisa menjadi ancaman.
Inggris vs Gana
Tempat: Boston Stadium
Wasit: Said Martinez (Honduras)
Peluang: 55-45
Perkiraan Susunan Pemain
INGGRIS (4-2-3-1): 1-Jordan Pickford; 24-Reece James, 2-Ezri Konsa, 5-John Stones, 3-Nico O'Reilly; 4-Declan Rice, 8-Elliot Anderson; 20-Noni Madueke, 10-Jude Bellingham, 11-Marcus Rashford; 9-Harry Kane
Pelatih: Thomas Tuchel
Cadangan: 13-Dean Anderson, 6-Marc Guehi, 15-Dan Burn, 25-Djed Spence, 14-Jordan Henderson, 17-Morgan Rogers, 21-Eberechi Eze, 16-Kobbie Mainoo, 7-Bukayo Saka, 18-Anthony Gordon, 19-Ollie Watkins
GANA (4-3-3): 16-Benjamin Asare; 26-Marvin Senaya, 4-Jonas Adjetey, 18-Jerome Opoku, 14-Gideon Mensah; 5-Thomas Partey, 3-Caleb Yirenkyi, 22-Kamaldeen Sulemana; 24-Ernest Nuamah, 9-Jordan Ayew, 11-Antoine Semenyo
Pelatih: Carlos Queiroz
Cadangan: 1-Lawrence Ati-Zigi, 12-Joseph Anang, 2-Alidu Seidu, 6-Abdul Mumin, 17-Abdul Rahman Baba, 7-Abdul Fatawu, 8-Kwasi Sibo, 15-Elisha Owusu, 10-Brandon Thomas-Asante, 19-Inaki Williams, 25-Prince Kwabena Adu
Rekor Pertemuan
29/03/2011 Inggris 1-1 Gana - Persahabatan
Hasil Lima Pertandingan Terakhir Inggris
17/06/2026 Inggris 4-2 Kroasia - Piala Dunia
10/06/2026 Inggris 3-0 Kosta Rika - Persahabatan
06/06/2026 Inggris 1-0 Selandia Baru - Persahabatan
31/03/2026 Inggris 0-1 Jepang - Persahabatan
27/03/2026 Inggris 1-1 Uruguai - Persahabatan
Hasil Lima Pertandingan Terakhir Gana
17/06/2026 Gana 1-0 Panama - Piala Dunia
02/06/2026 Wales 1-1 Gana - Persahabatan
22/05/2026 Meksiko 2-0 Gana - Persahabatan
30/03/2026 Jerman 2-1 Gana - Persahabatan
27/03/2026 Austria 5-1 Gana - Persahabatan