Antonio Conte menjadi salah satu kandidat pelatih Timnas Italia. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Roma, Italia
Spekulasi Antonio Conte menangani Italia terus bergulir. Pelatih Napoli itu geram karena merasa ucapannya telah disalahartikan.
Nama Antonio Conte kembali mencuat sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Gennaro Gattuso yang mengundurkan diri setelah gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Ia dinilai sebagai sosok yang tepat untuk membangkitkan tim berjuluk Gli Azzurri.
Spekulasi semakin memanas setelah Conte menyebut dirinya akan memasukkan nama sendiri jika menjabat sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Namun, pernyataan itu justru memicu kesalahpahaman yang membuatnya geram.
“Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya siap untuk mengambil posisi itu,” kata Conte, dikutip dari Football Italia, Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan saat ini masih fokus menangani Napoli karena masih memiliki kontrak satu tahun lagi. Conte juga meminta media agar tidak memelintir pernyataannya.
“Saya masih memiliki kontrak dengan Napoli. Di akhir musim, saya akan berbicara dengan Presiden. Tolong tafsirkan kata-kata saya dengan benar, karena jika terus diputarbalikkan, saya tidak akan berbicara lagi,” tuturnya.
Di tengah polemik tersebut, Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, memastikan bahwa Conte bukan tipe pelatih yang akan meninggalkan klub secara tiba-tiba.
“Antonio Conte adalah orang yang sangat serius. Dia memiliki kontrak dengan saya. Dia tidak akan pernah meninggalkan saya di menit-menit terakhir, karena itu akan menciptakan masalah besar bagi Napoli,” ujar De Laurentiis dalam wawancara dengan The Athletic.
Selama menangani Napoli, pelatih berusia 56 tahun itu dinilai telah membangun fondasi tim yang kuat. Karena itu, ia dianggap tidak mungkin pergi begitu saja meninggalkan proyek yang telah dirintisnya.
“Jika dia pergi setelah membangun Napoli yang sangat kuat, itu adalah hasil karyanya. Itu seperti ‘membunuh bayinya’ sendiri dengan meninggalkannya di saat terakhir,” katanya.
Meski demikian, De Laurentiis tidak menutup kemungkinan jika Conte memang ingin hengkang. Namun, ia berharap keputusan tersebut tidak diambil secara tiba-tiba agar Napoli memiliki waktu mencari pengganti.
“Jika dia memutuskan segera dan mengatakan ingin pergi, maka saya punya waktu untuk mencari pengganti. Jika tidak, saya yakin Conte tidak akan meninggalkan Napoli,” tuturnya.
Conte bukan nama baru bagi Italia. Ia pernah menangani Gli Azzurri pada 2014 hingga 2016 dengan catatan 14 kemenangan, enam imbang, dan lima kekalahan.