TVRINews - Bergamo, Italia

Fakta menarik dari laga Italia vs Irlandia Utara dalam play-off Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada Kamis (26/3/2026) atau Jumat dini hari WIB.

Italia dan Irlandia Utara akan bertemu dalam laga play-off Piala Dunia 2026. Pertandingan Italia vs Irlandia Utara akan digelar di kandang Italia, Stadion Atleti Azzurri d'Italia di Bergamo pada Kamis (26/3/2026) atau Jumat pukul 02.45 WIB.

Laga ini penting bagi keduanya, khususnya untuk Timnas Italia yang tengah mencoba untuk kembali tampil di Piala Dunia setelah selalu gagal di dua edisi sebelumnya yaitu Piala Dunia 2018 dan 2022. Sejak tampil sebagai juara Piala Dunia 2006 silam, Italia memang mencatat hasil minim di Piala Dunia selanjutnya.

Di Piala Dunia 2026 ini pun, langkah Italia ke turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko belum pasti. Mereka harus melalui laga play-off. Pertama lawan Irlandia Utara. Jika berhasil, mereka akan tampil di final menghadapi pemenang duel Wales vs Bosnia dan Herzegovina.

Bagi Timnas Irlandia Utara asuhan Michael O'Neill, laga ini juga penting setelah kali terakhir kali negara ini tampil di Piala Dunia 1986. Karena itu, pertandingan ini akan menjadi laga final pertama dari final sesungguhnya pada 31 Maret 2026 nanti.

Pelatih tim nasional sepak bola Irlandia Utara Michael O’Neill merasa Stadion New Balance Arena di Bergamo cocok dengan timnya yang akan menghadapi Italia di semifinal play-off Piala Dunia 2026 zona Eropa.

Foto: TVRI/Grafis/Yusuf


Italia memiliki sejarah Panjang di Piala Dunia melebihi Irlandia Utara. Namun, sejarah tampaknya tidak akan terlalu menentukan. Mentalitas dan performa masing-masing tim akan menentukan siapakan yang melangkah ke final.

Jelang duel Italia vs Irlandia Utara ini, TVRI menampilkan 10 fakta menarik dari duel Gli Azzurri vs Green White Army. Berikut ini deretan fakta menarik tersebut:

1. Laga menghadapi Irlandia Utara akan menjadi keempat kali dalam sejarah Timnas Italia tampil di play-off kualifikasi Piala Dunia. Yang pertama lawan Rusia yang berakhir 1-1 (tandang) dan 1-0 (kandang) pada Oktober dan November 1997.

Lalu yang terakhir tentu saja edisi Piala Dunia beruntun di mana Italia gagal. November 2017 lawan Swedia, 0-1 dan 0-0. Dan kemudian lawan Makedonia Utara pada Maret 2022, kalah 0-1.

2. Italia tampil lawan Irlandia Utara dengan membawa kekalahan di laga terakhir mereka, 1-4 dari Norwegia yang terjadi di kandang, Stadion San Siro. Dalam sejarahnya, Timnas Italia tidak pernah mengalamai kekalahan beruntun di kandang dalam kualifikasi Piala Dunia. Ini menjadi modal lawan Irlandia Utara.

Total, Italia meraih 51 kemenangan, 11 imbang, dan hanya mengalami dua kekalahan dari 64 laga kandang kualifikasi Piala Dunia. Dua kekalahan yaitu lawan Makedonia Utara dan Norwegia.

3. Di antara tim Eropa yang tidak berhasil lolos langsung ke Piala Dunia 2026, tidak ada yang mencetak gol lebih banyak dalam kualifikasi dibandingkan dengan Italia. Total, 21 gol, setara dengan Timnas Wales.

Dari statistik jumlah tembakan sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026, hanya Kroasia (181 tembakan) dan Belgia (178 tembakan) yang lebih banyak dibandingkan dengan Italia yang 174 tembakan.

4. Francesco Pio Esposito, 20 tahun, bintang muda Timnas Italia yang pantas dinantikan performanya. Pemain Inter Milan ini mencetak gol di dua laga terakhir Italia saat lawan Moldova (2-0) dan Norwegia (1-4).

Lawan Irlandia Utara, Pio Esposito berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain pertama Timnas Italia yang mencetak gol di tiga laga beruntun saat usianya belum 21 tahun.

Pio Esposito juga telah mengoleksi tiga gol untuk Timnas Italia. Karena itu, dia juga berpeluang menjadi pemain ketiga dalam sejarah Timnas Italia yang mampu mengoleksi lebih dari tiga gol belum berusia 21 tahun setelah Giuseppe Meazza (11 gol) dan Gianni Rivera (5 gol).

5. Italia berhasil mencatat clean sheet dalam tujuh duel terakhir mereka menghadapi Irlandia Utara, rapor clean sheet terbanyak yang dicatat Gli Azzurri terhadap lawan tertentu. Kali terakhir Italia kemasukan gol lawan Irlandia Utara terjadi di laga uji coba 25 April 1961, menang 3-2.

15/11/2021 Irlandia Utara 0-0 Italia - Kualifikasi Piala Dunia
25/03/2021 Italia 2-0 Irlandia Utara - Kualifikasi Piala Dunia
11/10/2011 Italia 3-0 Irlandia Utara - Kualifikasi Piala Eropa
08/10/2010 Irlandia Utara 3-0 Italia - Kualifikasi Piala Eropa
06/06/2009 Italia 3-0 Irlandia Utara - Uji coba
03/06/2003 Italia 2-0 Irlandia Utara - Uji coba
22/01/1997 Italia 2-0 Irlandia Utara - Uji coba

6. Irlandia Utara tidak pernah lagi tampil di Piala Dunia sejak kali terakhir pada 1986 atau sudah 40 silam. Pada Piala Dunia 1986 tersebut, Irlandia Utara hanya sampai fase grup.

Dalam sejarahnya, Irlandia Utara tiga kali tampil di Piala Dunia. Yang pertama pada 1958 ketika berhasil mencapai perempat final. Lalu ke putaran kedua di Piala Dunia 1982, dan perempat final di 1986.

7. Josh Magennis yang kini berusia 35 tahun dan masuk skuad untuk play-off Piala Dunia 2026, pemain paling tua di skuad Michael O'Neill saat ini dengan rekor laga terbanyak 86 caps dengan mencetak 12 gol.

Josh Magennis masuk dalam 10 besar pemain dengan laga terbanyak bersama Timnas Irlandia Utara dan 10 besar dalam daftar pencetak gol sepanjang masa Irlandia Utara.

8. Moise Kean, Mateo Retegui, dan Giacomo Raspadori merupakan pencetak gol terbanyak Timnas Italia di skuad saat ini untuk lawan Irlandia Utara, masing-masing mencetak 11 gol.

Sedangkan di fase kualifikasi Piala Dunia 2026, Mateo Retegui merupakan pencetak gol terbanyak Gli Azzurri dengan mengoleksi lima gol. Sementara pemain terakhir Italia yang mencetak lebih banyak gol dalam kualifikasi adalah Ciro Immobile dengan mencetak enam gol pada 2018.

9. Dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, Irlandia Utara di bawah asuhan Michael O'Neill memperlihatkan rapor pertahanan yang mengesankan di fase grup dengan hanya kemasukan enam gol dari enam laga, di antaranya mencatat dua clean sheet.

10. Laga ini akan menjadi duel ke-12 antara kedua tim di semua ajang, yaitu kualifikasi Piala Dunia Kualifikasi Piala Eropa, dan juga pertandingan uji coba atau persabahatan. Dari jumlah tersebut, Italia meraih tujuh kemenangan dan hanya mengalami satu kekalahan.

Kekalahan tersebut terjadi pada 15 Januari 1958 dalam kualifikasi Piala Dunia, kalah 1-2. Sementara tiga laga lainnya berakhir dengan skor imbang. Termasuk duel terkini yang berkesudahan 0-0 pada 15 November 2021.