TVRINews – Munchen, Jerman

Jika tidak terganggu cedera yang rentan muncul, Lennart Karl sangat pantas masuk skuad Jerman untuk Piala Dunia 2026.

Tidak dapat disangkal bahwa pemain muda FC Bayern Munchen, Lennart Karl, dengan cepat menempatkan dirinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Jerman. 

Kemampuan teknisnya, kepercayaan dirinya dalam menguasai bola, dan kecerdasan taktisnya telah menjadikan gelandang serang berusia 18 tahun itu kandidat yang sah untuk bersinar — tidak hanya di level klub, tetapi berpotensi juga untuk tim nasional Jerman.

Namun sekarang, dengan cedera hamstring yang membayangi, pertanyaannya adalah apakah momentumnya telah terhenti pada waktu yang paling buruk.

Waktu adalah segalanya dalam turnamen internasional. Bagi pemain muda seperti Karl, menembus skuad Piala Dunia seringkali membutuhkan tidak hanya bakat, tetapi juga ketersediaan dan ritme permainan. 

Bahkan cedera ringan pun dapat mengganggu performa, membatasi menit bermain, dan mengurangi visibilitas bagi pelatih tim nasional yang sedang melakukan evaluasi akhir. 

Jika Karl absen dalam sejumlah pertandingan penting, hal itu dapat membuka pintu bagi alternatif yang lebih mapan atau lebih sehat untuk melampauinya dalam urutan prioritas.

Di sisi lain, bakat seperti Karl tidak akan hilang begitu saja karena kemunduran jangka pendek. Jika pemulihannya cepat dan ia dapat kembali sebelum akhir musim, masih ada jalan. 

Seleksi skuad modern seringkali mencakup satu atau dua pemain dengan potensi tinggi yang dapat menawarkan sesuatu yang berbeda — dan Karl sangat cocok dengan kriteria tersebut. 

Fleksibilitas dan keberaniannya dapat menjadikannya pilihan kejutan yang menarik, terutama jika Jerman ingin menyuntikkan energi ke dalam serangannya. 

Pada akhirnya, cedera tersebut tidak secara otomatis membuatnya absen, tetapi secara signifikan meningkatkan taruhannya. Karl tidak hanya perlu pulih, tetapi ia juga perlu langsung menunjukkan performa terbaiknya. 

Margin kesalahan sekarang sangat tipis, dan setiap penampilan mulai sekarang dapat menentukan apakah mimpinya di Piala Dunia menjadi kenyataan atau datang empat tahun terlalu cepat.

Berposisi natural sebagai attacking midfielder, Karl juga mampu bermain sangat baik sebagai sayap kanan (right wing) karena ia seorang kidal. 

Di Bundesliga Jerman musim 2025-2026 ini, Karl sudah 24 kali dimainkan – 15 menjadi starter – dengan mencetak lima gol dan lima assist. Total, ia sudah 36 kali dimainkan pelatih Vincent Kompany di semua kompetisi dengan torehan sembilan gol dan tujuh assist.

Karl baru dua kali bermain untuk timnas senior Jerman dan semuanya di pertandingan persahabatan. Pelatih Julian Nagelsmann menurunkannya selama 27 menit sebagai sayap kanan dalam kemenangan 4-3 atas Swis pada 27 Maret lalu. 

Nagelsmann kemudian memainkan Karl selama 45 menit dalam kemenangan 2-1 atas Gana pada 30 Maret. Saat melawan Gana, statistik Karl terbilang impresif. 

Ia melepaskan satu tembakan ke gawang dan satu peluang emas, lima sentuhan di kotak penalti lawan dari total 39 kali sentuhan. Karl juga dua kali menciptakan peluang, satu operan ke sepertiga akhir.