TVRINews - Jakarta, Indonesia

Lima pencetak gol penalti terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, Lionel Messi dua kali gagal.

Andreas Brehme pemain yang menentukan sukses Jerman (Jerman Barat saat itu) juara Piala Dunia 1990 karena penalti yang dia ciptakan di final dalam laga lawan Argentina, 8 Juli 1990. Penalti tersebut diciptakan Andreas Brehme di menit ke-85.

Itu menjadi satu-satunya gol yang terjadi dalam final tersebut. Tanpa gol penalti Andreas Brehme, Jerman tidak akan juara. Itu juga menjadi satu-satunya penalti yang diciptakan Andreas Brehme di ajang Piala Dunia. Ada satu penalti lagi tapi terjadi dalam adu penalti pada pertandingan lawan Meksiko di perempat final Piala Dunia 1986.

Dengan gol penalti di final Piala Dunia 1990 menempatkan Andreas Brehme sebagai pemain luar biasa. Tidak mudah tampil sebagai eksekutor penalti, apalagi dalam turnamen seperti Piala Dunia. Karena itu, para eksekutor penalti ini merupakan pemain spesial yang memang memiliki kemampuan mencetak gol dari titik putih dalam kariernya.

Dalam sejarah Piala Dunia, ada pemain dengan jumlah gol penalti terbanyak di luar dari drama adu penalti (shoot-out). Siapa saja para pemain tersebut? Berikut ini lima pencetak gol terbanyak dari penalti di Piala Dunia:

Gabriel Batistuta (Argentina): 4 Kesempatan, 4 Gol

Mesin gol Argentina memiliki persentase penalti 100 persen sepanjang penampilannya di Piala Dunia. Batigol memiliki empat kesempatan penalti dan semuanya berhasil menjadi gol. Ketika Albiceleste mendapatkan penalti, Batigol yang tampil ke depan sebagai eksekutor.

Gabriel Batistuta sudah memperlihatkan sebagai spesialis penembak penalti di laga pertama di Piala Dunia pertama dalam kariernya yaitu saat lawan Yunani di Piala Dunia 1994. Penalti tersebut menjadi gol ketiganya (hat-trick) yang diciptakan Batigol di laga tersebut.

Penalti kedua Batigol terjadi di 16 besar Piala Dunia 1994 menghadapi Rumania. Namun, sayang penalti tersebut tidak cukup membawa Tim Tango ke perempat final. Argentina kalah 2-3 dari Rumania dalam laga tersebut.

Dua penalti Batigo lainnya di turnamen ini dia ciptakan di Piala Dunia 1998 yaitu di laga lawan Jamaika dan Inggris. Penalti pertamanya merupakan gol ketiga (hat-trick) di laga lawan Jamaika dalam fase grup sedangkan penalti kedua di Piala Dunia ini dia ciptakan di laga lawan Inggris, yang merupakan gol pertama Tim Tango dalam laga 2-2 yang kemudian dilanjutkan dengan adu penalti.

Eusebio (Portugal): 4 Kesempatan, 4 Gol

Legenda Portugal, Eusebio juga termasuk pemain yang sukses dalam memaksimalkan kesempatan penalti. Bahkan semua penalti yang dia buat diciptakan dalam satu edisi Piala Dunia yaitu pada Piala Dunia 1966 yang digelar di Inggris yang merupakan satu-satunya Piala Dunia dalam kariernya.

Eusebio salah satu pemain yang mampu mencetak empat gol dalam satu laga (quattrick). Momen tersebut dia ciptakan ke gawang Korea Utara dalam perempat final. Dan, dua dari empat golnya di laga tersebut dia ciptakan dari penalti.

Eusebio kemudian mencetak gol penalti di laga lawan Inggris dalam semifinal. Namun gol penalti di menit ke-82 tersebut tidak dapat membawa Portugal lolos ke final. Saat itu, wasit memberikan penalti setelah bek Inggris, Jack Charlton melakukan pelanggaran (handball) dan Eusebio berhasil sebagai eksekutor.

Dalam perebutan tempat ketiga, Eusebio membuka keunggulan Portugal lewat penalti yang diciptakannya yang membuat Portugal unggul 1-0 dan kemudian menang 2-1 atas Uni Soviet. Dalam Piala Dunia 1966 ini, Eusebio pun tampil meraih Golden Boot dengan 9 gol yang dia ciptakan, empat di antaranya dari penalti.

Rob Rensenbrink (Belanda): 4 Kesempatan, 4 Gol

Rob Rensenbrink generasi Belanda yang bertabur pemain bintang. Sayap kiri ini bersama Timnas Belanda yang berhasil melangkah ke final yaitu di Piala Dunia 1974 dan 1978 tapi dari dua final itu Oranje selalu gagal menang.

Rob Rensenbrink memiliki rapor penalti yang bagus dalam penampilannya di Piala Dunia. Gol penalti Job Rensenbrink semua diciptakan di Piala Dunia 1978. Di Piala Dunia tersebut, Job Rensenbrink total mencetak lima gol dengan empat gol di antaranya dari penalti.

Dua penalti pertama dia ciptakan dalam laga fase grup menghadapi Timnas Irak dalam kemenangan 3-0. Pada pertandingan ini, dia mencetak semua gol Belanda (Hat-trick) ke gawang kiper Nasser Hejazi dengan dua di antaranya dari penalti.

Sedangkan gol penalti Job Rensenbrink lainnya di Piala Dunia 1978 ini dia ciptakan ke gawang Skotlandia dan Austria. Dengan lima gol dia merupakan pencetak gol ketiga terbanyak setelah Mario Kempes (6 gol) dan Teofilo Cubillas (5 gol).

Harry Kane (Inggris): 5 Kesempatan, 4 Gol

Mesin gol Timnas Inggris, Harry Kane, memiliki lima kesempatan sebagai eksekutor penalti di Piala Dunia. Dari lima kesempatan tersebut, empat di antaranya berhasil menjadi gol atau dengan persentase keberhasilan mencapai 85 persen.

Gol penalti Harry Kane terjadi di Piala Dunia 2018 di mana dalam Piala Dunia di Rusia ini, Harry Kane total mencetak enam gol dengan tiga di antaranya dari penalti. Tiga penalti tersebut dia ciptakan ke gawang Panama di mana dia mencetak hat-trick (dua di antaranya penalti). Lalu satu penalti lainnya ke gawang Kolombia.

Sedangkan satu penalti lainnya dia ciptakan di Piala Dunia 2022 lalu di laga lawan Prancis. Di laga lawan Prancis ini pula, Harry Kane memiliki satu kesempatan penalti lainnya di menit ke-84 namun Harry Kane gagal memanfaatkannya dengan baik kesempatan tersebut.

Kegagalan ini membuat Inggris gagal di perempat final. Harry Kane akan tampil di Piala Dunia 2026 ini. Penyerang berusia 32 tahun ini memiliki peluang untuk menambah jumlah golnya dari penalti.

Lionel Messi (Argentina): 6 Kesempatan, 4 Gol

Kiper Islandia, Hannes Halldorsson dan kiper Polandia Wojciech Szczesny adalah penjaga gawang yang mampu meredam bola tembakan Lionel Messi. Hannes Halldorsson melakukannya di Piala Dunia 2018, dalam laga pertama fase grup (Grup D). Pada menit ke-64, Lionel Messi memiliki peluang membuat Argentina menang tapi penaltinya berhasil diredam oleh Hannes Halldorsson yang membuat kedudukan tetap 1-1.

Itu sekaligus menjadi kesempatan pertama dalam karier Lionel Messi mendapatkan kesempatan mencetak gol dari penalti tapi dia kemudian gagal. Sedangkan Wojciech Szczesny meredam penalti Lionel Messi di Piala Dunia 2022. Menit ke-39, bola tembakan penalti Lionel Messi berhasil diredam penjaga gawang Polandia tersebut dalam laga yang berakhir dengan skor 2-0 untuk Argentina.

Kegagalan penalti lawan Polandia satu dari lima penalti yang didapatkan Lionel Messi di Piala Dunia 2022. Empat kesempatan lainnya berhasil dia manfaatkan dengan baik saat mengoyak gawang Arab Saudi, Belanda, Kroasia, dan Prancis. Di laga lawan Prancis yang terjadi di final, Lionel Messi membuka keunggulan Argentina dengan penalti yang dia ciptakan di menit ke-23, membuat timnnya sempat unggul 1-0. Lionel Messi berhasil menaklukkan kiper Prancis saat itu, Hugo Lloris.

3 Gol Penalti

Selain kelima pemain di atas, pemain lain dengan koleksi tiga gol penalti adalah Antoine Griezmann (Prancis) yang mencetak 3 gol dari 3 kesempatan penalti. Lalu Fernando Hierro (Spanyol), Mile Jedinak (Australia), Johan Neeskens (Belanda), Hristo Stoichkov (Bulgaria), yang juga berhasil mencetak tiga gol penalti dari tiga kesempatan. Sedangkan Cristiano Ronaldo (Portugal) yang mencetak 3 gol penalti dari 4 kesempatan.