Penyerang sayap FC Barcelona Lamine Yamal, yang juga andalan Timnas Spanyol. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Barcelona, Spanyol
Latihan-latihan untuk Lamine Yamal tersebut dirancang oleh spesialis rehabilitasi klub, dengan mempertimbangkan persiapan Piala Dunia.
Lamine Yamal telah memulai proses pemulihannya di Ciutat Esportiva Joan Gamper. Penyerang sayap milik FC Barcelona itu sudah berlatih di pusat kebugaran dan melakukan latihan individu di lapangan latihan kompleks olahraga milik klub tersebut.
Pemain berusia 18 tahun itu terlihat telah melakukan beberapa latihan di pusat kebugaran dan di lapangan rumput, sesuai arahan spesialis rehabilitasi klub. Targetnya jelas, turun di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara yang akan dimulai pada 11 Juni mendatang.
Yamal mengalami cedera robek otot biseps femoris pada kaki kiri saat Barcelona menang 1-0 atas Celta de Vigo dalam lanjutan La Liga pada 22 April lalu. Ia diperkirakan absen antara enam sampai delapan pekan setelah memilih opsi perawatan konservatif.
Cedera tersebut membuat Lamine Yamal tidak bisa lagi memperkuat Barcelona di sisa musim 2025-2026 ini. Tetapi hasil diagnosis yang menyebut robek otot sang pemain ada di grade II hingga hanya butuh enam pekan untuk pemulihan, memunculkan harapan bagi Timnas Spanyol.
Pelatih La Roja Luis de la Fuente menjelaskan sejumlah rencananya agar bintang muda Spanyol itu bisa dimainkan secepatnya. De la Fuente juga mengomentari cedera sejumlah pemain karena jadwal yang ketat dan sangat krusial di akhir musim.
“Mereka pemain yang sangat penting karena kami tahu dampak yang diberikan jika mereka ada di laga-laga itu,” ujar De la Fuente seperti dikutip Cadena SER.
“Bermain di fase grup tentu tidak sama dengan di 32 besar, lalu 16 besar, dan perempat final. Kami akan menilai dan memeriksa setiap kasus karena tujuan kami adalah siap untuk pertandingan final (Piala Dunia) pada 19 Juli mendatang.”
Pelatih berusia 64 tahun yang sudah memberikan dua trofi untuk La Roja, Euro 2024 dan UEFA Nations League 2023, tersebut juga mengutip contoh Dani Olmo – gelandang serang Barcelona – di skuad Spanyol.
“Dia tiba di kamp pelatihan Euro 2024 dalam keadaan hampir cedera, yang tidak dapat diprediksi. Kami hampir mencoretnya dari daftar pemain, namun kemudian Dani Olmo membuktikan dirinya sebagai penentu di Euro,” ujar De la Fuente.
“Dia pencetak gol terbanyak (tim), memberikan umpan kepada Mikel Merino, dan menyelamatkan tim dari serangan Jerman di garis gawang.
“Saat itu dia tahu bisa saja pulang karena mengalami masalah pada betisnya. Tetapi kami memutuskan untuk tetap memainkannya dan hasilnya bagus,” tutur De la Fuente dengan bangga dan kini berharap hasil yang sama dengan Yamal di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, nanti.