Bek Aljazair, Ramy Bensebaini Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Jakarta
Ramy Bensebaini memang tidak menyumbang gol atau asis, namun ia berkontribusi besar sepanjang pertandingan Yordania vs Aljazair.
Aljazair meraih kemenangan penting saat menghadapi Yordania dalam pertandingan lanjutan Grup J di San Francisco Bay Area Stadium pada Selasa (23/6/2026) pagi WIB. Sempat tertinggal di babak pertama, tim berjuluk Fennecs mengakhiri laga dengan keunggulan 2-1.
Yordania membuka keunggulan pada menit ke-44 lewat gol Nizar Al Rashdan. Usai turun minum, gol yang dicetak Nadir Benbouali dan Amine Gouiri membuat suporter Aljazair bersorak gembira.
Ramy Bensebaini menjadi pemain Aljazair yang paling menonjol dalam pertandingan ini. Bek Borussia Dortmund itu memang tidak menyumbang gol atau asis, namun menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh pemain Yordania.
Mengomandoi lini pertahanan Aljazair, Bensebaini berkontribusi dalam 13 aksi defensif. Enam kali pemain berusia 31 tahun ini melakukan tekel yang sukses menghentikan serangan lawan.
Yordania yang mengandalkan serangan balik tidak mudah untuk menciptakan peluang. Kemampuan Bensebaini dalam membaca permainan lawan terlihat dari tiga intersep yang dilakukannya sepanjang pertandingan.
Bensebaini juga tercatat melakukan empat kali sapuan. Ia membuat upaya Yordania memainkan bola lambung untuk melancarkan serangan menjadi tidak mudah. Tiga kali sapuan dengan sundulan yang dilakukan.
Ketangguhan Bensebaini dalam duel perebutan bola tak perlu diragukan. Statistik mencatat, ia memenangi delapan dari sembilan situasi perebutan bola di kaki dengan lawan.
Meski bertugas sebagai pemain belakang, peran Bensebaini saat Aljazair berupaya mengejar ketertinggalan juga penting. Dengan delapan operan ke sepertiga akhir lapangan, ia menunjukkan visi bermain yang baik.
Dalam urusan akurasi operan, Bensebaini menjadi yang terbaik kedua dalam skuad Aljazair di bawah Aissa Mandi. Dari 79 operan yang dilepaskan, 69 di antaranya berakhir sukses. Catatan itu menghasilkan rata-rata 87 persen.
Tugas Bensebaini membawa Aljazair melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026 masih terus berlanjut. Lawan yang akan dihadapi selanjutnya adalah Austria di Kansas City Stadium pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB.
Kemenangan akan menempatkan Aljazair di urutan kedua klasemen, dan itu berarti tiket langsung ke babak 32 besar.