Neymar kerap dihantam cedera sepanjang karier yang membuatnya berniat pensiun di akhir 2026 ini. Foto: TVRI/Grafis/Dede Sopatal Mauladi
TVRINews – Brasil
Pelatih Santos, Juan Pablo Vojvoda, membela Neymar yang diterpa isu miring terkait kondisi kebugaran jelang Piala Dunia 2026.
Kondisi kebugaran Neymar terus jadi pertanyaan jelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Tak sedikit yang meragukannya layak masuk ke dalam skuad Timnas Brasil asuhan Carlo Ancelotti. Mendapat penilaian seperti itu, penyerang berusia 34 tahun geram.
Puncak kegeraman Neymar adalah pemberitaan mengenai alasannya absen dalam pertandingan lanjutan Liga Brasil antara Santos melawan Mirassol pada Selasa (10/3/2026) waktu setempat. Ia dikabarkan mengalami kelelahan sehingga diistirahatkan oleh pelatih Santos, Juan Pablo Vojvoda.
Mantan pemain Barcelona itu tak bisa lagi menahan diri karena kondisi fisiknya selalu diragukan. Ia yang selama ini diam akhirnya buka suara melalui media sosial pribadi dengan menyebut semua kabar yang beredar adalah kebohongan.
"Karena banyak orang yang membuat teori tentang apa yang terjadi pada saya: tidak ada yang terjadi. Jika saya bermain dalam keadaan cedera, seperti yang mereka katakan tahun lalu, saya salah. Jika saya hanya memikirkan diri sendiri, saya salah," kata Neymar, Jumat (13/3/2026).
"Jika saya bersantai, saya salah. Jika saya bermain sambil menahan rasa sakit atau sesuatu yang bisa memperparahnya, salah salah. Ini rumit, ya? Sangat sulit untuk melakukannya dengan benar, kawan. Sangat sulit, sangat sulit untuk menyenangkan semua orang," imbuhnya.
Musim ini Neymar bisa kembali merumput bersama Santos karena mengambil jalan pemulihan dari cedera lutut melalui operasi. Ia berani melakukan itu karena mengincar satu tempat dalam skuad Brasil di Piala Dunia 2026. Turnamen yang mungkin akan jadi panggung terakhir sebelum gantung sepatu.
Saat motivasinya untuk memikat hati Carlo Ancelotti sedang tinggi, justru kabar miring yang mengiringi. Hal itu jelas tak menguntungkan baginya, terlebih persaingan memperebutkan tempat dalam skuad Timnas Samba sangat sengit.
Menyadari anak asuhnya dalam keadaan terpojok, Vojvoda coba memberi pembelaan. Ia memastikan Neymar akan kembali ke tim dalam kondisi terbaiknya pada akhir pekan ini. Tak mudah bagi seorang pemain untuk bisa langsung 100 persen fit setelah mengalami cedera panjang.
"Memang benar, ia adalah pemain yang tidak aktif dalam beberapa tahun terakhir, jadi kami harus memperhatikan bebannya. Ia akan tiba dalam kondisi prima untuk pertandingan melawan Corinthians," tutur pelatih berusia 51 tahun itu.
Vojvoda mengutarakan pernyataan tersebut bukannya tanpa alasan. Ia melihat sendiri bagaimana Neymar memacu diri dalam setiap latihan agar bisa kembali ke performa terbaik. Menurutnya, ini juga merupakan pertanda baik bagi tim nasional Brasil.
"Saya ingin mengatakan bahwa ia adalah pemain yang sangat penting bagi seluruh Brasil. Ia sedang mempersiapkan diri. Ia adalah pemain yang menentukan bagi Santos dan ia akan memberikan hasil yang baik. Ketika saya melihatnya berlatih, saya merasakan sesuatu yang istimewa. Tidak banyak pemain sepertinya, dan kita harus menjaganya."