TVRINews – San Francisco, Amerika Serikat

Kiper Timnas Aljazair Luca Zidane mengakui dirinya berkonsultasi dengan pelatih mental setelah laga pertama Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.

Buntut dari kekalahan telak Aljazair dari Argentina, 0-3, pada pertandingan pertama Grup J Piala Dunia 2026 ternyata berdampak serius pada kiper utama Les Fennecs, Luca Zidane. 

Pada pertandingan di Kansas City Stadium, Amerika Serikat, Selasa (16/06/2026) pekan lalu itu, kiper klub Granada CF tersebut dibobol hingga tiga kali oleh Lionel Messi, bintang sekaligus kapten skuad juara bertahan Piala Dunia.  

Sang ayah Zinedine Zidane yang menyaksikan langsung laga tersebut jelas sangat terkejut karena gawang anaknya yang dijebol Messi hingga tiga kali. 

Luca kemudian mengungkapkan bahwa ia telah meminta bantuan pelatih mentalnya yang sudah lama mendampinginya. 

“Bagi saya, ini mengubah hidup saya, terutama dalam sepak bola. Itu karena saat ini kekuatan mental sama pentingnya dengan kekuatan fisik,” kata Luca Zidane sebelum menghadapi Yordania.

Keputusan Luca Zidane, yang pindah kewarganegaraan dan memilih membela negara asal kakeknya, Aljazair, tahun lalu, untuk berkonsultasi dengan pelatih mentalnya sepertinya berhasil. 

Pada pertandingan kedua Grup J melawan Yordania di San Francisco Bay Area, AS, Selasa (23/06/2026) pagi WIB, Luca Zidane mampu tampil tenang dan membantu Aljazair menang 2-1. 

Bermain selama 90 menit, Luca Zidane melakukan tiga penyelamatan dan mencatat 19 operan sukses (dari total 24 melepas operan) dengan akurasi operan 96%.

Kenangan Buruk Melawan Pemain Amerika Latih

Luca Zidane, yang berasal dari akademi Real Madrid, sempat bermain untuk tim muda Prancis sebelum berpindah kewarganegaraan ke Aljazair.

Ia juga memiliki kenangan tidak indah saat menghadapi pemain Amerika Selatan, seperti yang diungkapkan Fede Valverde gelandang Timnas Uruguai dan klub Real Madrid CF tersebut, awal tahun ini. 

Ditanya tentang tendangan kerasnya, Valverde mengungkapkan: “Saya mungkin melukai satu atau dua kiper. 

“Saya melukai bahu Luca Zidane. Saya sangat terpukul, saya pikir mereka akan memecat saya. Saya melukai putra dari Zidane (yang juga legenda Madrid). 

“Beberapa kiper cedera karena tendangan saya. Terutama di bahu. Saya memiliki kaki yang sangat kurus, dan tidak tahu dari mana mendapatkannya.”