TVRINews - Arlington, Amerika Serikat

Bradley Barcola dan Disire Doue memiliki statisik yang sama nilainya, termasuk dalam gol dan asis.

Rumus terbaik bagi Didier Deschamps adalah menetapkan satu hal dan membiarkan satu hal lainnya berproses secara alamiah. Kekuatan Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 ini memang unik. Les Bleus memiliki trio penyerang mematikan, mereka adalah Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele.

Ketiga trio ini sudah ditetapkan sebagai trio lini depan ciri khas dari tim berlambang ayam jantan ini. Namun, publik tidak luput dengan satu posisi yang tampaknya dibiarkan oleh Didier Deschamps, di mana posisi itu menciptakan persaingan antara dua pemain: Desire Doue dan Bradley Barcola.

Uniknya pula, keduanya sama-sama pemain klub Paris Saint-Germain. Setiap kali Prancis akan tampil dalam setiap laga di Piala Dunia 2026 ini, perdebatan siapa yang akan bermain di posisi bek kiri selalu muncul ke permukaan. Desire Doue atau Bradley Barcola.

Pertanyaan itu boleh jadi memang sudah menjadi jawabannya. Dalam hal ini, Didier Deschamps menciptakan persaingan di posisi tersebut karena pelatih 57 tahun ini tidak akan menentukan siapa yang menjadi pemain utama di sayap kiri melengkapi trio Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise.

Baik Desire Doue atau Bradley Barcola, sama-sama pantas dan layak bermain di posisi tersebut. Karena itu pula, dapat dilihat bahwa keduanya sering kali turun bergantian menempati peran sebagai penyerang sayap kiri.

Termasuk juga untuk laga besok saat Prancis menghadapi Spanyol dalam laga semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan Prancis vs Spanyol akan bergulir pada Selasa (14/7/2026) atau Rabu dini hari WIB, disiarkan langsung TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 01.00 WIB.

Kedua pemain ini bersaing untuk bergabung dengan Mbappe, Olise, dan Dembele di lini serang Prancis yang tangguh. Jelang laga ini pula, banyak yang menilai bahwa Desire Doue akan memenangkan persaingan untuk laga lawan Tim Matador nanti.

Desire Doue adalah pemain yang pergerakannya terlihat lebih terencana, tetapi sangat lincah di ruang sempit dan memiliki kemampuan teknis yang luar biasa. Ia salah satu pemain yang berkembang dengan menonton Neymar di masa terbaiknya, saat bintang Brasil tersebut masih di Paris Saint-Germain.

Sementara itu, Bradley Barcola, di sisi lain adalah pemain sayap yang sangat cepat di sisi kiri. Seorang pemain sayap modern yang lebih khas, yang menciptakan keuntungan melalui kecepatan pergerakannya daripada imajinasinya.

Meski demikian, jika melihat statistik keduanya sepanjang Piala Dunia 2026 ini, tetap saja sulit melihat siapa yang lebih baik. Bahkan, ada rata-rata kesamaan angka baik dari aspek gol maupun asis. Bradley Barcola telah mencatat 2 gol dan 1 asis sedangkan Desire Doue mencetak 1 gol dan memberikan 2 asis.

Menit bermain keduanya juga sangat mirip (320 menit untuk Desire Doue vs 282 menit untuk Bradley Barcola). Bradley Barcola menyelesaikan lebih banyak menggiring bola (11 berbanding 7) dan memiliki akurasi tembakan yang lebih tinggi (2 gol dari 7 tembakan). Sementara Desire Doue hanya mencetak satu gol dari 11 tembakan.

Dalam hal umpan, keduanya rata-rata memiliki tingkat akurasi 83-84%. Namun, Desire Doue berhasil merebut bola lebih banyak dan angkanya sangat signifikan (22 berbanding 11 Bradley Barcola). Yang pasti, dengan dua pemain ini, Didier Deschamps tentu merasa sangat senang. Baik Bradley Barcola maupun Desire Doue sama-sama pantas sebagai starter saat lawan Spanyol.

Bradley Barcola di Piala Dunia 2026

Main sebagai starter: 3
Menit: 282
Merebut bola: 11
Dribel sukses: 11
Akurasi operan: 84,85%
Menciptakan peluang: 7
Tembakan: 7
Gol: 2
Asis: 1

Desire Doue di Piala Dunia 2026

Main sebagai starter: 3
Menit: 320
Merebut bola: 20
Dribel sukses: 7
Akurasi operan: 83,32%
Menciptakan peluang: 11
Tembakan: 11
Gol: 1
Asis: 2