Pelatih Skotlandia, Steve Clarke Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Miami, Amerika Serikat
Kepastian Skotlandia untuk melaju ke babak gugur harus ditentukan melalui peringkat ketiga terbaik.
Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, pesimistis anak asuhnya mampu melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Peluang mereka untuk melangkah lebih jauh akan ditentukan melalui peringkat ketiga terbaik.
Dari 12 grup yang tampil di Piala Dunia 2026, hanya delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju ke babak gugur. Penentuan peringkat tersebut didasarkan pada perolehan poin, selisih gol, hingga jumlah gol yang dicetak.
Kekalahan 0-3 dari Brasil pada laga terakhir Grup C di Miami Stadium, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) pagi WIB, membuat peluang Skotlandia semakin tipis. Mereka kini hanya mengoleksi tiga poin dengan selisih gol minus tiga.
Clarke tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, gol-gol Brasil berawal dari kesalahan timnya sendiri dalam menjaga penguasaan bola.
"Kami mempersulit diri sendiri, itu saja. Kami memberi mereka gol. Kami memberi mereka pertandingan yang mereka inginkan. Mengecewakan," kata Clarke, dikutip dari Mirror.
Saat ditanya mengenai peluang Skotlandia lolos ke babak gugur, Clarke hanya memberikan jawaban singkat sebelum meninggalkan lokasi wawancara dengan raut wajah kesal.
"Saya bahkan tidak memikirkan hal itu. Maaf, saya bahkan tidak memikirkan hal itu," ujar pelatih berusia 62 tahun tersebut.
Kapten Skotlandia, Andy Robertson, mengungkapkan kekecewaan serupa. Menurutnya, Brasil berhasil memanfaatkan kesalahan yang dilakukan timnya dan membuat mereka kesulitan bangkit setelah tertinggal.
"Kami sadar yang kami hadapi adalah tim yang benar-benar berkualitas. Kami baru saja keluar dari lapangan, tetapi reaksi awal kami adalah rasa frustrasi karena pada momen-momen tertentu kami mengecewakan diri sendiri," tutur Robertson.
"Kami tidak boleh melakukan itu. Kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri. Waktu akan menjawabnya. Kami perlu meluangkan waktu satu atau dua hari untuk melihat apa yang terjadi," ia menambahkan.
Keberhasilan Skotlandia lolos ke Piala Dunia 2026 sebelumnya disambut antusias para suporter. Setelah absen dalam enam edisi beruntun, banyak yang berharap tim berjuluk Tartan Army itu mampu mencatatkan hasil positif.
Kini situasi tidak berpihak kepada Skotlandia. Nasib mereka untuk melaju ke babak 32 besar akan bergantung pada hasil pertandingan di grup-grup lain.