Ilustrasi pertandingan Spanyol vs Arab Saudi di Grup H Piala Dunia 2026 bisa mempertemukan Fabian Ruiz dan Feras Al Buraikan. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat
Dominasi penguasaan bola yang menjadi ciri khas Spanyol membuat Arab Saudi lebih banyak bertahan di area sendiri dan kesulitan mengembangkan permainan.
Spanyol akhirnya menunjukkan kualitas sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga kedua Grup H di Atlanta Stadium, Minggu (21/6/2026) waktu setempat atau Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan meyakinkan ini sekaligus menjadi respons sempurna atas hasil mengecewakan di laga pembuka ketika mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde.
Sejak peluit awal dibunyikan, tim asuhan Luis de la Fuente langsung mengambil alih kendali permainan. Dominasi penguasaan bola yang menjadi ciri khas La Furia Roja membuat Arab Saudi lebih banyak bertahan di area sendiri dan kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan Spanyol akhirnya membuahkan hasil melalui bintang muda Lamine Yamal. Winger berusia 18 tahun yang kembali menjadi starter setelah pulih dari cedera tampil penuh percaya diri. Ia membuka keunggulan Spanyol pada menit ke-10 lewat penyelesaian sederhana setelah menerima umpan matang dari rekan setimnya di dalam kotak penalti.
Gol tersebut membuat permainan Spanyol semakin mengalir. Kombinasi Pedri, Rodri, Dani Olmo, serta Alex Baena terus membongkar pertahanan Arab Saudi yang dipaksa bekerja ekstra sepanjang babak pertama.
Tak lama berselang, Mikel Oyarzabal menggandakan keunggulan. Penyerang Real Sociedad itu memanfaatkan kemelut di depan gawang sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor menit ke-21 melalui penyelesaian jarak dekat. Tiga menit kemudian, Brace Oyarzabal membuat Spanyol menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0.
Memasuki babak kedua, Spanyol tidak mengendurkan intensitas serangan. De la Fuente melakukan sejumlah pergantian pemain tanpa mengurangi kualitas permainan tim. Ferran Torres, Fabian Ruiz, dan para pemain pengganti lainnya tetap mampu mempertahankan dominasi penguasaan bola.
Gol keempat akhirnya lahir setelah tekanan tanpa henti Spanyol memaksa bek Arab Saudi melakukan gol bunuh diri menit ke-49. Bola yang berusaha dihalau Hassan Al-Tambakti justru masuk ke gawang sendiri sehingga membuat keunggulan menjadi 4-0. Spanyol sebenarnya sempat menambah satu gol lagi melalui Ferran Torres, tetapi prosesnya harus melewati pemeriksaan VAR cukup lama sebelum akhirnya dibatalkan karena off-side.
Arab Saudi yang tampil cukup mengejutkan saat menahan Uruguai 1-1 pada pertandingan pertama, kali ini benar-benar tidak mampu keluar dari tekanan. Salem Al-Dawsari dan kawan-kawan hanya sesekali mengandalkan serangan balik, tetapi hampir tidak pernah mampu mengancam gawang Unai Simón.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi Spanyol. Setelah hanya meraih satu poin pada laga pertama, tambahan tiga poin membuat mereka berada dalam posisi teratas, sekaligus memperbesar peluang untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Laga terakhir Grup H melawan Uruguai diperkirakan akan menjadi penentu juara grup sekaligus ujian sesungguhnya bagi pasukan De la Fuente.
Bagi Arab Saudi, kekalahan telak ini menjadi pukulan berat setelah memulai turnamen dengan hasil positif. Mereka kini wajib bangkit pada pertandingan terakhir menghadapi Tanjung Hijau apabila ingin menjaga peluang lolos, baik sebagai dua besar grup maupun salah satu peringkat ketiga terbaik.
Yang paling menggembirakan bagi kubu Spanyol adalah kembali tajamnya lini depan mereka. Setelah mandul pada pertandingan pembuka, empat gol ke gawang Arab Saudi memperlihatkan bahwa koordinasi antarlini mulai menemukan ritmenya. Penampilan impresif Yamal dan Oyarzabal juga menjadi sinyal positif bahwa La Furia Roja siap kembali bersaing sebagai kandidat kuat peraih trofi Piala Dunia 2026.
Rekaman Pertandingan
Grup H
SPANYOL 4-0 ARAB SAUDI
Waktu: Minggu, 21 Juni
Stadion: Atlanta Stadium (73.019)
Wasit: Raphael Claus (Brasil)
Gol: 1-0 Lamine Yamal 10', 2-0 Mikel Oyarzabal 21', 3-0 Mikel Oyarzabal 24', 4-0 Hassan Al-Tombakti 49' (o.g)
Penguasaan bola: 67%-33%
Tembakan: 22-3
Tembakan ke gawang: 8-1
Sepak pojok: 6-1
Off-side: 2-3
Pelanggaran: 10-2
Kartu kuning: 0-2 (Salem Al-Dawsari 30', Mohamed Kanno 60')
Kartu merah: -
Susunan Pemain
SPANYOL (4-3-3): 23-Unai Simon; 12-Pedro Porro, 14-Aymeric Laporte, 22-Pau Cubarsi, 24-Marc Cucurella; 20-Pedri (8-Fabian Ruiz 71'), 16-Rodri, 10-Dani Olmo (6-Mikel Merino 61'); 19-Lamine Yamal (11 Yeremy Pino 45'), 21-Mikel Oyarzabal (7-Ferran Torres 45'), 15-Alex Baena (17-Nico Williams 61'),
Pelatih: Luis de la Fuente
Cadangan: 1-David Raya, 13-Joan Garcia, 4-Eric Garcia, 3-Alex Grimaldo, 2-Marc Pubil, 6-Mikel Merino, 18-Martin Zubimendi, 9-Gavi, 7-Ferran Torres, 5-Marcos Llorente, 8-Fabian Ruiz, 17-Nico Williams, 11 Yeremy Pino, 25-Victor Munoz, 26 Borja Iglesias
ARAB SAUDI (5-4-1): 21-Mohammed Al-Owais; 12-Saud Abdulhamid, 4-Abdulelah Al Amri (18-Alaa Al Heijji 60'), 3-Ali Lajami, 5-Hassan Al Tambakti, 24-Moteb Al Harbi; 10-Salem Al-Dawsari, 6-Nasser Al-Dawsari (17-Khalid Al-Ghannam 90), 15-Abdullah Al Khaibari (23-Mohamed Kanno 45'), 7-Musab Al-Juwayr (19-Abdullah Al Hamdan 45'); 9-Firas Al Buraikan (26-Saleh Abu Al Shamat 60')
Pelatih: Georgios Donis
Cadangan: 1-Nawaf Al Aqidi, 22-Ahmed Al Kassar, 2-Ali Majrashi, 14-Hassan Kadesh, 8-Ayman Yahya, 16-Ziyad Al Johani, 11-Saleh Al-Sehri, 20-Sutan Mandash, 18-Alaa Al Heijji, 19-Abdullah Al Hamdan, 26-Saleh Abu Al Shamat, 23-Mohamed Kanno, 13 Nawaf Bu Washl, 17-Khalid Al-Ghannam, 25-Jehad Thikri