TVRINews - Sao Paolo, Brasil

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, dalam jumpa pers juga menjelaskan alasan memilih Neymar dibanding beberapa nama lain, termasuk striker Joao Pedro dari Chelsea FC.

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya menjawab perdebatan besar soal masuk atau tidaknya Neymar ke skuad Piala Dunia 2026. Dalam pengumuman resmi skuad berisi 26 pemain Senin (18/5/2026) waktu setempat atau Selasa (19/5/2026) dini hari WIB, Ancelotti memastikan nama Neymar masuk dalam daftar untuk turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Keputusan itu langsung menjadi sorotan karena kondisi fisik Neymar sempat dipertanyakan setelah serangkaian cedera panjang dalam dua tahun terakhir. Namun, Ancelotti menegaskan pemanggilan sang bintang bukan sekadar simbol atau cadangan biasa.

“Kami memilih Neymar bukan karena berpikir dia akan menjadi cadangan yang bagus, tetapi karena dia bisa memberikan kontribusi lewat kualitas yang dimilikinya untuk tim," ujar Ancelotti dalam konferensi pers, dikutip dari media Brasil, Globo.com

"Entah dia bermain satu menit, lima menit, tidak bermain, bermain 90 menit, atau menjadi eksekutor penalti. Berapa menit dia bermain? Saya tidak tahu. Yang harus kami fokuskan adalah kualitas menit bermainnya secara kolektif di lapangan,” ia menambahkan.

Pelatih asal Italia itu juga menegaskan tidak ada jaminan tempat inti bagi Neymar. Semua keputusan akan ditentukan berdasarkan performa selama latihan bersama skuad Selecao.

“Saya ingin jelas, jujur, dan terbuka, dia (Neymar) akan bermain jika memang layak bermain. Latihan yang akan menentukan hal itu. Saya pikir penting untuk tidak menaruh seluruh ekspektasi kepada satu pemain saja,” ujar Ancelotti mengenai kemungkinan Neymar tampil di Piala Dunia 2026.

Terakhir kali Neymar bermain untuk Brasil terjadi pada 17 Oktober 2023 saat kalah 0-2 dari Uruguai dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan itu, ia mengalami cedera serius di lutut kiri yang membuatnya harus menjalani operasi dan absen lebih dari satu tahun.

Ancelotti mengungkapkan bahwa staf pelatih telah memantau perkembangan Neymar sepanjang tahun sebelum akhirnya memutuskan memasukkannya ke skuad.

“Kami mengevaluasi Neymar sepanjang tahun. Dia adalah pemain penting di Piala Dunia 2026 ini. Dia memiliki peran dan tanggung jawab yang sama seperti 25 pemain lainnya," kata mantan pelatih Real Madrid itu. 

"Dia bisa bermain, tidak bermain, masuk dari bangku cadangan, atau duduk di bangku cadangan. Tanggung jawabnya sama dengan pemain lain. Dia adalah pemain yang berpengalaman,” Ancelotti menambahkan.

Pelatih berusia 66 tahun itu juga melihat Neymar kemungkinan akan dimainkan lebih ke tengah sebagai penyerang sentral dibandingkan beroperasi di sisi sayap seperti sebelumnya.

Sejak kembali memperkuat Santos FC pada Januari 2025, Neymar memang masih menjalani pengelolaan kondisi fisik secara ketat. Ia sempat menjalani operasi meniskus lutut kiri pada Desember tahun lalu, tetapi tidak mengalami cedera besar sepanjang 2026.

Pada Senin kemarin, Neymar juga menjalani pemeriksaan medis setelah merasakan nyeri di betis kanan akibat benturan saat Santos menghadapi Coritiba. Ia menyaksikan pengumuman skuad Piala Dunia dari rumah bersama keluarga dan teman-temannya.

“Evaluasi sepanjang tahun selalu berkaitan dengan kondisi fisiknya. Kami selalu membahas hal itu. Neymar memainkan pertandingan-pertandingan terakhir secara beruntun," kata Ancelotti. 

"Dia masih bisa meningkatkan kondisi fisiknya sebelum laga pertama Piala Dunia. Pengalamannya di kompetisi seperti ini dan kedekatannya dengan pemain lainnya bisa membantu menciptakan atmosfer terbaik di dalam tim,” Ancelotti menuturkan.

Sepanjang 2026, Neymar telah tampil dalam 15 pertandingan dengan catatan enam gol dan empat asis. Sementara pada 2025, ia memainkan 28 laga dengan torehan 11 gol dan empat asis.

Ancelotti juga menjelaskan alasan memilih Neymar dibanding beberapa nama lain, termasuk penyerang Joao Pedro dari Chelsea FC.

“Kami harus mempertimbangkan banyak hal. Sepak bola di Brasil sangat sulit. Sulit membuat perbandingan. Ada karakteristik individu dari masing-masing pemain," katanya. 

"Kami sedih untuk Joao Pedro karena musim yang dijalaninya di Eropa membuatnya layak masuk daftar, tetapi sayangnya, dengan segala rasa hormat, kami memilih pemain lain,” Ancelotti menuturkan.

Meski sempat absen dalam beberapa pemanggilan sebelumnya sejak Ancelotti menangani Brasil, Neymar selalu masuk daftar awal skuad. Kini, sang megabintang akhirnya resmi kembali memperkuat Tim Samba pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli mendatang.

Neymar sendiri secara resmi, menurut versi FIFA, masih memegang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil dengan koleksi 79 gol dalam 128 pertandingan resmi.