Lionel Messi dan rekan setimnya di Timnas Argentina menang adu penalti lawan Prancis di Piala Dunia 2022. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Buenos Aires, Argentina
Uskup Agung Argentina mengucapkan ulang pesan Lionel Messi dalam misa hari kemerdekaan.
Uskup Agung Jorge Garcia Cuerva memimpin misa untuk memperingati hari kemerdekaan Argentina pada Kamis (9/7/2026) waktu setempat di Katedral Buenos Aires. Dalam kesempatan itu, ia mengucapkan ulang pesan dari Lionel Messi.
"Mari kita tetap mengenakan baju kita, dengan penuh semangat, mari kita wujudkan pesan yang pernah Lionel Messi unggah di media sosialnya," kata Garcia Cuerva, dikutip dari Reuters.
"Ketika kita, orang Argentina, berjuang besama dan bersatu, kita mampu mencapai apa pun yang kita inginkan.
Messi menyampaikan pesan itu setelah berhasil membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Garcia Cuerva kembali mengingatnya setelah tim berjuluk Albiceleste menang 3-2 atau Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pesan itu menunjukkan betapa semangat dan keyakinan yang dapat membawa Argentina melangkah sejauh ini di Piala Dunia 2026. Sempat tertinggal dua gol dari Mesir, skuad asuhan Lionel Scaloni bangkit dengan berbalik unggul.
Messi sebagai kapten tim menjadi pemimpin bagi rekan setimnya untuk mengulang prestasi empat tahun lalu di Qatar. Mereka tidak kenal kata menyerah sebelum wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai.
"Tim ini tidak pernah menyerah dan terus berusaha sampai akhir," ujar pemain berusia 41 tahun tersebut usai laga melawan Mesir.
Scaloni menebalkan pernyataan anak asuhnya tersebut. Menurutnya, dalam pertandingan sesulit apa pun, para pemain Argentina takkan pernah berhenti berjuang guna meraih kemenangan.
"Hingga peluit akhir berbunyi, kami tidak pernah menyerah dan terus bermain dengan cara yang kami kuasai," tuturnya.
Asa suporter Argentina untuk melihat tim kebanggaan merengkuh gelar juara turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia untuk kedua kali secara beruntun semakin besar. Selanjutnya, Albiceleste akan menghadapi Swis di perempat final pada Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Di atas kertas, Argentina diunggulkan dapat memenangi pertandingan. Akan tetapi, mereka tetap harus waspada, karena sebelumnya Swis berhasil menang atas wakil CONMEBOL lainnya, Kolombia.
Swis bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan oleh Argentina. Skuad asuhan Murat Yakin dikenal dengan organisasi antarlini yang solid dan lini pertahanan tak mudah ditembus lawan.