Timnas Australia akan tampil di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – New South Wales, Australia
Cristian Volpato tersandung masalah karena melanggar batas kecepatan berkendara dan hasil tes air liur positif kokain.
Pemain Australia di Piala Dunia 2026, Cristian Volpato, diduga terbukti positif menggunakan kokain dan didakwa melakukan pelanggaran ngebut saat berkendara di jalan raya. Kepolisian Negara Bagian New South Wales mengumumkan hal tersebut pada Jumat (24/7/2026) WIB.
Polisi menyebut Volpato tidak hanya sekali melanggar batas kecepatan berkendara. Pertama kali ia dihentikan di Jembatan Anzac, Sydney, saat memacu kendaraan dengan kecepatan 86-94 km/jam. Padahal, batas kecepatan di lokasi tersebut hanya 50 km/jam.
Mengutip Al Jazeera, polisi tak hanya sekadar memeriksa surat-surat kendaraan dan identitas Volpato. Pemain berusia 22 tahun tersebut juga diharuskan menjalani tes napas, dan hasilnya negatif.
Namun, sekitar dua jam kemudian, Volpato kembali dihentikan oleh polisi karena mengemudi hingga kecepatan 109 km/jam di lokasi yang sama. Untuk kali ini, tes lanjutan yang dilakukan adalah cek air liur. Hasilnya menunjukkan ada kandungan kokain.
Sejauh ini, pemain yang berkarier di Serie A bersama Sassuolo tersebut belum didakwa dengan pelanggaran pidana. Akan tetapi, Surat Izin Mengemudi (SIM) internasionalnya telah ditangguhkan selama enam bulan.
Kabar mengenai hasil tes Volpato menjadi sorotan di Australia. Sebab, ia baru melakukan pergantian kewarganegaraan dari Italia ke Australia sebelum Piala Dunia 2026 digelar.
Federasi Sepak Bola Australia sebenarnya telah berupaya meyakinkannya untuk membela tim berjuluk Socceroos sebelum Piala Dunia 2022. Akan tetapi, Volpato baru bersedia bergabung empat tahun kemudian.
Lahir dan besar di Australia, karier junior Volpato dimulai dari Sydney United, Sydney FC, dan Western Sydney Wanderers. Kesempatan besar datang ketika AS Roma merekrutnya pada 2020.
Karena memiliki garis keturunan Italia dari orang tuanya, Volpato kemudian memutuskan membela tim usia muda Gli Azzurri. Ia memulainya dari U-19, U-20, hingga U-21 sepanjang tahun 2022.
Dalam empat tahun penantian, pemanggilan ke skuad senior Italia tak kunjung datang. Akhirnya pemain yang biasa berposisi sebagai penyerang sayap tersebut memutuskan beralih membela Australia.
Volpato menjalani debut bersama Australia dalam laga uji coba melawan Swis menjelang Piala Dunia 2026. Setelah itu, ia tampil pada dua pertandingan Grup D menghadapi Amerika Serikat dan Paraguai, serta sekali di babak 32 besar melawan Mesir.