Turki vs Rumania di play-off Jalur C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Istanbul, Turki
Turki diunggulkan lewati Rumania karena performa bagus di ronde sebelumnya dan faktor Istanbul.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 telah memasuki fase penutup. Babak play-off memperebutkan enam jatah tersisa akan tergelar dengan tingkat kengototan tinggi sejak semifinal, seperti yang tergelar di Istanbul antara tuan rumah Turki menghadapi Rumania pada Kamis (26/3/2026) atau Jumat (27/3/2026) pukul 00.00 WIB ini.
Semifinal play-off zona Eropa di Jalur C ini diperkirakan akan mendekatkan Turki ke tiket ke Piala Dunia 2026 yang akan dihelat pada 11 Juni sampai 19 Juli di Amerika Utara nanti. Skuad berjulukan Ay-Yildizlilar atau Si Sabit-Bintang ini diramal akan meneruskan kiprah bagus di ronde sebelumnya.
Turki kurang beruntung berada satu grup dengan Spanyol. Di luar kekalahan di kandang dari La Roja pada September silam, Si Sabit-Bintang tidak terkalahkan di tujuh pertandingan. Turki bahkan hampir membalas kekalahan dari Spanyol tersebut di Sevilla, tapi tuan rumah yang adalah juara Euro 2024 bisa memaksakan hasil seri.
Gol Mikel Oyarzabal itu menggagalkan niat Turki mencatatkan empat kemenangan beruntun. Apa pun, peringkat ketiga Piala Dunia 2002 ini merupakan runner-up yang tampil ganas.
Melalui undian, Turki akan menjamu Rumania di semifinal play-off Jalur C ini. Rumania finis sebagai peringkat ketiga Grup H di belakang Austria dan Bosnia dan Herzegovina. Tricolorii bisa tampil di play-off berkat penampilan bagus di Nations League seperti halnya Swedia, Masedonia Utara, dan Irlandia Utara.
Duel di Istanbul nanti merupakan pertemuan pertama kedua kubu dalam hampir sedekade. Rumania memenangi laga uji coba dengan Turki pada 9 November 2017. Dua benturan sebelumnya terjadi di kualifikasi Piala Dunia 2014. Rumania menjadi runner-up Grup D kala itu di bawah Belanda, sementara Turki hanya finis di peringkat keempat. Rumania akhirnya gagal ke Brasil 2014, kalah dari Yunani di play-off.
Kondisinya berbeda saat ini. Turki terbilang ganas dan subur sehingga diunggulkan akan melaju ke final Jalur C menghadapi pemenang semifinal lain antara Slowakia dan Kosovo. Tidak sedikit yang meramal Turki akan merebut salah satu tiket ke Piala Dunia 2026 nanti.
Setelah kalah setengah gol tanpa balas dari Spanyol, Tim Sabit-Bintang mencetak 14 gol di empat pertandingan. Empat laga tersebut berakhir dengan kemenangan 6-1 atas Bulgaria, 4-1 atas Georgia, 2-0 atas Bulgaria, dan imbang 2-2 dengan Spanyol.
Laga semifinal nanti berpotensi banyak gol bila melihat pula Rumania yang bisa menang 7-1 atas San Marino untuk total 19 gol, terbanyak kedua di Grup H. Akan tetapi, San Marino merupakan terlemah di grup tersebut. Tricolorii juga keok 1-3 di tangan Bosnia dan Herzegovina.
Rumania juga akan menghadapi tantangan besar. Turki akan mencoba memaksimalkan sebuah keuntungan besar di semifinal ini. Skuad asuhan Vincenzo Montella akan berlaga di Besiktas Stadium, Istanbul.
Faktor kandang akan mempertebal kefavoritan Turki. Kelebihan Calhanoglu cs. dalam hal teknis saja sudah bakal sulit ditandingi Rumania. Permainan ofensif Ay-Yildizlilar terlihat dengan penguasaan bola prima di sepertiga lapangan depan ditopang kemampuan individual sejumlah pemainnnya.
Turki menambahkan kualitas dengan kerja keras dan disiplin, terutama di lini tengah, seperti keinginan Montella. Sang pelatih asal Italia membuat Turki juga memiliki kemampuan beradaptasi, kembali berkat kemampuan individual pengisi skuadnya.
Turki akan mengandalkan pemain-pemain yang merumput di liga-liga Eropa seperti kiper Altay Bayindir (Man. United), bek Zeki Celik (AS Roma) dan Ferdi Kadioglu (Brighton), serta kapten Hakan Calhanoglu (Inter Milan), dan dua gelandang serang muda tajam, Arda Guler (Real Madrid) dan Kenan Yildiz (Juventus).
Dari Rumania, pelatih kawakan Mircea Lucescu mencoba mengedepankan kolektivitas, dengan sebagian besar pengisi skuadnya adalah pemain yang berada di luar negeri. Radu Dragusin (Tottenham) dan Andrei Ratiu (Rayo Vallecano) di belakang serta Dennis Man (PSV) di tengah bakal mencoba meredam tekanan tuan rumah.
Namun, tiga kiper yang dipanggil Lucescu belum mendapatkan kap di timnas senior. Dengan produktivitas tinggi Turki, pertahanan Tricolorii mesti bekerja ekstrakeras. Walau Rumania sangat mungkin akan bertahan, kubu tamu akan sulit mengadang ambisi Turki lolos ke Amerika Utara.
Perkiraan formasi:
TURKI (4-2-3-1): Bayindir; Celik, Bardakci, Demiral, Kadioglu; Calhanoglu, Yuksek; Kokcu, Guler, Yildiz; Akturkoglu.
RUMANIA (4-5-1): L. Popescu; Ratiu, Dragusin, Ghita, Burca; Hagi, Man, Marin, Stanciu, Dragomir; Birligea.
Data-Fakta
5 Pertemuan Terakhir
Uji coba; 9/11/2017; Rumania vs Turki 2-0
Kualifikasi PD 2014; 10/9/2013; Rumania vs Turki 0-2
Kualifikasi PD 2014; 12/10/2012; Turki vs Rumania 0-1
Uji coba; 11/8/2010; Turki vs Rumania 2-0
Uji coba; 22/8/2007; Rumania vs Turki 2-0
5 Laga Terakhir Turki
Kualifikasi PD 2026; 18/11/2025; Spanyol vs Turki 2-2
Kualifikasi PD 2026; 15/11/2025; Turki vs Bulgaria 2-0
Kualifikasi PD 2026; 14/10/2025; Turki vs Georgia 4-1
Kualifikasi PD 2026; 11/10/2025; Bulgaria vs Turki 1-6
Kualifikasi PD 2026; 7/9/2025; Turki vs Spanyol 0-6
5 Laga Terakhir Rumania
Kualifikasi PD 2026; 18/11/2025; Rumania vs San Marino 7-1
Kualifikasi PD 2026; 15/11/2025; Bosnia dan Herzegovina vs Rumania 3-1
Kualifikasi PD 2026; 12/10/2025; Rumania vs Austria 1-0
Uji coba; 9/10/2025; Rumania vs Moldova 2-1
Kualifikasi PD 2026; 9/9/2025; Siprus vs Rumania 2-2