TVRINews - Paris, Prancis

Setelah lima tahun tidak melatih tim, Zinedine Zidane akhirnya akan kembali ke dunia kepelatihan untuk mewujudkan impiannya menangani Timnas Prancis.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dijadwalkan memperkenalkan secara resmi legenda berusia 54 tahun itu sebagai pelatih baru Les Bleus pada Selasa (28/72026) mendatang, menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa baktinya setelah 14 tahun memimpin tim nasional.

Kembalinya Zidane ke kursi pelatih menjadi salah satu momen paling dinantikan dalam sepak bola Prancis. Sosok yang sukses besar bersama Real Madrid itu kembali ke pinggir lapangan setelah terakhir kali melatih Los Blancos pada 2021.

Kembali untuk Mewujudkan Impian

Setelah lima tahun berada di luar dunia kepelatihan, Zidane kini siap mengambil tantangan baru bersama tim nasional negaranya. Selama ini, namanya memang selalu disebut sebagai kandidat utama penerus Deschamps.

Beberapa hari lalu, FFF mengumumkan akan menggelar konferensi pers untuk memperkenalkan sosok yang akan menggantikan Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis.

"Federasi Sepak Bola Prancis telah merencanakan konferensi pers pada Selasa, 28 Juli 2026 ini untuk mengumumkan dan memperkenalkan sosok yang akan menjadi penerus Didier Deschamps sebagai pelatih Tim Nasional Prancis setelah 14 tahun penuh kesuksesan," demikian pernyataan FFF dikutip dari Marca, Minggu (26/7/2026). 

"Meski mengakhiri masa jabatannya dengan kekalahan dari Spanyol dan Inggris, warisan Deschamps bersama Les Bleus akan tetap abadi," pernyataan itu menambahkan.

Deschamps meninggalkan jabatan setelah membawa Prancis menjadi salah satu tim paling konsisten di dunia, termasuk tiga kali berturut-turut mencapai babak semifinal turnamen besar.

Kini, tanggung jawab besar berada di pundak Zidane. Tantangan tersebut mengingatkan pada dua periode suksesnya bersama Real Madrid, ketika ia berhasil mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk tiga trofi Liga Champions secara beruntun.

Meski demikian, turnamen besar pertama yang akan dipimpin Zidane baru akan berlangsung pada Piala Eropa 2028 yang digelar di Inggris dan Irlandia.

Akhirnya Bisa Kerja Sama dengan Mbappe

Salah satu alasan yang membuat penunjukan Zidane begitu dinantikan adalah kesempatan melihatnya bekerja sama dengan Kylian Mbappe. Selama bertahun-tahun, Real Madrid sempat berusaha mempertemukan keduanya dalam satu tim. Namun, momen tersebut baru benar-benar akan terwujud di Timnas Prancis.

Mbappe selama ini menjadi andalan utama Les Bleus dengan catatan gol dan penampilan yang impresif di level internasional. Kini, ia akan berada di bawah arahan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola modern.

Zidane merupakan pelatih yang dikenal sukses memenangkan berbagai partai final, termasuk tiga gelar Liga Champions secara beruntun bersama Real Madrid.

Penunjukan Zidane sekaligus mengakhiri penantian panjang publik Prancis yang sejak lama menginginkan mantan kapten juara dunia 1998 itu mengambil alih kursi pelatih tim nasional. Kini, harapan besar kembali disematkan kepada "Zizou" untuk membawa Les Bleus meraih era kejayaan berikutnya.