Bintang Timnas Inggris, Anthony Gordon (kiri), pemberi asis bagi gol Declan Rice saat lawan Kosta Rika. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Orlando, Amerika Serikat
Bintang Timnas Inggris, Anthony Gordon, memperlihatkan sebagai pesaing serius bagi Marcus Rashford untuk posisi sayap kiri Inggris.
Timnas Inggris langsung tancap gas jelang tampil di Piala Dunia 2026. The Three Lions menang dengan skor meyakinkan, 3-0, atas Kosta Rika dalam laga uji coba Rabu (10/6/2026) atau Kamis dini hari WIB. Tiga gol dalam pertandingan yang digelar di Inter dan Co Stadium ini diciptakan Declan Rice, Anthony Gordon, dan Ollie Watkins.
Anthony Gordon menjadi pemain yang paling menonjol permainan dan perannya di pertandingan ini. Bintang yang baru bergabung dengan Barcelona dari Newcastle United ini memberikan asis bagi terciptanya gol pertama Inggris yang diciptakan Declan Rice saat pertandingan memasuki menit ke-9.
Setelah menerima operan John Stones, Anthony Gordon membawa bola tersebut. Pemain sayap 25 tahun ini melewati adangan bek Kosta Rika, Shawn Johnson. Setelah masuk di jantung pertahanan lawan, Anthony Gordon memberikan asis tersebut yang langsung diteruskan dengan tembakan keras Declan Rice.
Sedangkan gol kedua yang terjadi dari penalti pada menit ke-68 diawali dengan pergerakan Anthony Gordon yang juga menggiring bola hingga ke jantung pertahanan. Di sana kemudian dia dijatuhkan di kotak penalti. Setelah wasit melihat VAR dan memberikan penalti kepada Inggris, Anthony Gordon mengeksekusinya dengan sangat baik.
Menggunakan kaki kanannya, Anthony Gordon melepaskan tembakan yang sangat keras mengarahkan bola ke sisi kiri yang tidak dapat dijangkau kiper Kosta Rika, Patrick Sequeira. Sementara gol ketiga yang diciptakan Ollie Watkins terjadi setelah sang pemain menanduk bola pantul antisipasi kiper Kosta Rika tersebut pada menit ke-87.
Sejumlah pers Eropa menempatkan Anthony Gordon sebagai Pemain Terbaik dalam pertandingan ini. BBC Sport contohnya, memberikan nilai tertinggi untuk pemain bernomor 18 ini: 7,67 sedangkan Declan Rice 7,31, atau Ollie Watkins dengan 7,08.
Dengan performa ini pula, Anthony Gordon menjadi kandidat kuat untuk mendapatkan posisi sayap kiri Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 ini. Sebelumnya, posisi sayap kiri atau penyerang sayap kiri ini memberikan persaingan antara Anthony Gordon dan Marcus Rashford. Namun, dengan performa Anthony Gordon di pertandingan ini, dia beberapa Langkah lebih dekat sebagai pemilik posisi tersebut.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menurunkan pola 4-2-3-1 dengan starting line-up Jordan Pickford di bawah mistar, sementara empat beknya adalah Reece James, Ezri Konsa, John Stones, dan Nico O'Reilly. Dua pemain tengah di depan pertahanan adalah Elliot Anderson dan Declan Rice.
Sedangkan trio lini serangnya Noni Madueke, Jude Bellingham, dan Anthony Gordon yang bermain di belakang kapten Harry Kane sebagai penyerang tunggal. Dari formasi materi pemainnya, tampak ini merupakan pilihan yang sangat kuat dan sepertinya yang akan menjadi starting line-up untuk laga pertama Inggris di Piala Dunia 2026 ini.
Setelah kemenangan ini, Inggris memang akan langsung melakoni pertarungan sesungguhnya di Grup L, menghadapi Kroasia pada 17 Juni 2026 nanti di Stadion Arlington, Kansas City. Selain Kroasia, Inggris juga satu grup dengan Gana dan Panama.
"Saya masih memiliki sekitar enam hari jadi ini bukanlah line-up pasti yang akan saya turunkan untuk menghadapi Kroasia," kata Thomas Tuchel setelah kemenangan atas Kosta Rika. "Apa yang kami lihat hari ini adalah apa yang memang sangat kami harapkan dan diinginkan. Kami bangga. Pemberhentian selanjutnya adalah Kansas," pelatih asal Jerman ini menambahkan.
Termasuk tentu akan memilih antara Anthony Gordon atau Marcus Rashford untuk pertandingan lawan Kroasia nanti. Mantan bintang Manchester United, Roy Keane, memberikan komentar persaingan sayap kiri Inggris kini menjadi sangat menarik.
"Ini akan membuat Thomas Tuchel pusing," kata Roy Keane seperti yang disampaikan BBC Sport. "Kita mungkin berpikir Anda Anthony Gordon yang akan dipilih. Tapi, saya kira ini sebuah skenario impian bagi sang pelatih. Para pemain saling memotivasi satu sama lain."
Anthony Gordon soal Gol Penalti
Gol penalti yang diciptakan Anthony Gordon juga memperlihatkan mentalitas sang pemain yang kuat dalam mengeksekusinya. Anthony Gordon mengambil penalti tersebut karena sang kapten, Harry Kane, yang penembak penalti Inggris sudah keluar lapangan karena digantikan.
Karena itulah, Anthony Gordon memutuskan dia yang mengambil penalti tersebut. "Saya senang Harry Kane digantikan," kata Anthony Gordon dengan nada bercanda. "Saya sempat melihat ke sekitar dulu mencari Harry Kane namun dia sudah di bangku cadangan. Ketika dia tidak ada saya ingin mengambil penalti itu. Saya suka mencetak gol dari penalti dan merasakan tekanannya. Dan, lebih senang lagi melihat bola tembakan saya masuk."
Menurut Anthony Gordon, bermain di Timnas Inggris akan selalu ada tekanan. "Seperti Anda tahu, ada pemain-pemain top di sekitar dan di belakang Anda. Mereka juga ada di bangku cadangan, menantikan untuk bermain" kata Anthony Gordon.
"Selalu ada tekanan. Jika Anda tidak bisa mengatasi tekanan tersebut, Anda berada di level yang salah," dia menambahkan. Kini, Anthony Gordon menambah golnya untuk Inggris menjadi 3 gol dari 13 laga. Sedangkan asis di laga ini merupakan asis pertamanya untuk The Three Lions.