Gelandang Swedia, Yasin Ayari. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Monterrey, Meksiko
Simak para pemain yang memimpin perlombaan meraih Adidas Golden Boot, penghargaan yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026.
Dua gol yang dicetak gelandang Swedia, Yasin Ayari, saat timnya menggulung Tunisia 5-1 Senin (15/6/2026) pagi WIB di Stadion Monterrey, Meksiko, memanaskan persaingan top-scorer papan atas Piala Dunia 2026.
Brace tersebut membuat Ayari bergabung dengan penyerang Jerman, Kai Havertz, dan striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, di posisi terdepan dalam perburuan Adidas Golden Boot, penghargaan bagi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026.
Balogun, penyerang berusia 25 tahun yang bermain untuk AS Monaco, mencetak dua gol pada babak pertama saat Amerika Serikat menang 4-1 atas Paraguai dalam laga pembuka Grup D di Stadion Los Angeles. Catatan itu membuatnya menjadi pemain pertama yang mencetak lebih dari satu gol untuk Timnas AS dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1930.
Tidak lama kemudian, bintang Arsenal, Havertz, juga membukukan dua gol saat Jerman menghancurkan Curacao 7-1 pada laga pembuka Grup E di Houston, 14 Juni 2026. Pada hari yang sama, Ayari turut mencetak dua gol indah ketika Swedia menundukkan Tunisia 5-1.
Dengan masih banyaknya dari 48 peserta turnamen yang belum memainkan pertandingan pertama mereka, persaingan menuju Sepatu Emas dipastikan masih akan mengalami banyak perubahan dalam beberapa hari dan pekan mendatang.
Berikut klasemen sementara Adidas Golden Boot dikutip dari FIFA.com, hingga Senin (15/6/2026) sore WIB:
2 Gol
- Folarin Balogun (Amerika Serikat) – 0 asis, 77 menit bermain
- Yasin Ayari (Swedia) – 0 asis, 100 menit bermain
- Kai Havertz (Jerman) – 0 asis, 100 menit bermain
1 Gol
- Deniz Undav (Jerman) – 2 asis, 31 menit bermain
- Alexander Isak (Swedia) – 2 asis, 94 menit bermain
- Nathaniel Brown (Jerman) – 1 asis, 77 menit bermain
- Hwang In-beom (Korea Selatan) – 1 asis, 87 menit bermain
- Viktor Gyokeres (Swedia) – 1 asis, 100 menit bermain
- Mikael Svanberg (Swedia) – 0 asis, 13 menit bermain
- Giovanni Reyna (Amerika Serikat) – 0 asis, 17 menit bermain
- Cyle Larin (Kanada) – 0 asis, 20 menit bermain
- Oh Hyeon-gyu (Korea Selatan) – 0 asis, 28 menit bermain
- Amad Diallo (Pantai Gading) – 0 asis, 43 menit bermain
- Mauricio (Paraguai) – 0 asis, 53 menit bermain
- Nestory Irankunda (Australia) – 0 asis, 64 menit bermain
- Jovo Lukic (Bosnia-Herzegovina) – 0 asis, 65 menit bermain
- Jamal Musiala (Jerman) – 0 asis, 69 menit bermain
- Crysencio Summerville (Belanda) – 0 asis, 72 menit bermain
- Felix Nmecha (Jerman) – 0 asis, 77 menit bermain
- Raul Jimenez (Meksiko) – 0 asis, 79 menit bermain
- Julian Quinones (Meksiko) – 0 asis, 82 menit bermain
- John McGinn (Skotlandia) – 0 asis, 86 menit bermain
- Ismael Saibari (Maroko) – 0 asis, 92 menit bermain
- Daichi Kamada (Jepang) – 0 asis, 99 menit bermain
- Keito Nakamura (Jepang) – 0 asis, 99 menit bermain
- Virgil van Dijk (Belanda) – 0 asis, 99 menit bermain
- Ladislav Krejci (Ceko) – 0 asis, 100 menit bermain
- Connor Metcalfe (Australia) – 0 asis, 100 menit bermain
- Omar Rekik (Tunisia) – 0 asis, 100 menit bermain
- Livano Comenencia (Curacao) – 0 asis, 100 menit bermain
- Nico Schlotterbeck (Jerman) – 0 asis, 100 menit bermain
- Breel Embolo (Swis) – 0 asis, 103 menit bermain
- Vinicius Junior (Brasil) – 0 asis, 104 menit bermain