Penyerang Prancis, Ousmane Dembele. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Boston, Amerika Serikat
Dari enam pertandingan yang telah dijalani di Piala Dunia 2026, Ousmane Dembele telah mengoleksi lima gol dan dua asis untuk Timnas Prancis.
Ousmane Dembele tampil luar biasa saat membawa Prancis menaklukkan Maroko dengan skor 2-0 pada perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Foxborough, Kamis (9/7/2026) waktu setempat. Penyerang sayap Paris Saint-Germain itu menjadi motor permainan Les Bleus lewat kontribusi gol, kreativitas, hingga kerja keras dalam membantu pertahanan.
Bermain penuh selama 90 menit, penampilan Dembele menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan Prancis sebagai tim pertama yang memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026.
Gol, Peluang, dan Pergerakan Berbahaya
Dembele tampil efektif sepanjang pertandingan. Dari empat tembakan yang dilepaskannya, satu mengarah tepat ke gawang dan berbuah gol. Dua percobaan lainnya melebar, sementara satu lagi berhasil diblok pemain Maroko.
Meski tidak terlalu banyak membuang peluang, pemain bernomor punggung 10 itu terus merepotkan lini belakang lawan lewat pergerakan tanpa bola dan kecepatannya dalam membuka ruang. Ia mencatatkan expected goals (xG) sebesar 0,23 dan expected goals on target (xGOT) sebesar 0,16, menunjukkan kualitas penyelesaian akhirnya.
Sepanjang laga, Dembele juga menyentuh bola sebanyak 51 kali dan terus menjadi pilihan utama dalam membangun serangan Prancis.
Kreator Serangan Les Bleus
Tidak hanya mencetak gol, Dembele juga menjadi kreator utama permainan Prancis. Ia menghasilkan empat key passes dan menciptakan dua peluang emas yang hampir berbuah gol.
Akurasi umpannya juga sangat impresif. Dikutip dari Sofascore, Dembele menyelesaikan 28 dari 37 operan, termasuk 23 operan sukses di area pertahanan Maroko. Semua umpan silang yang dilepaskannya sukses mencapai sasaran (3 dari 3), begitu pula tiga umpan panjangnya yang semuanya akurat.
Statistik tersebut membuatnya membukukan expected assists (xA) sebesar 0,70, menandakan umpan-umpannya berkualitas tinggi dan berpotensi besar menghasilkan gol.
Performa kreatif itu menjadi salah satu alasan mengapa TVRI Sport memilihnya sebagai Player of the Match dalam laga ini.
Aktif Membantu Bertahan
Kontribusi Dembele tidak berhenti di sektor menyerang. Ketika Maroko meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua, winger berusia 29 tahun itu tetap disiplin membantu pertahanan.
Ia mencatatkan empat kali merebut kembali penguasaan bola, melakukan dua sapuan, serta memenangkan dua duel udara. Meski sempat kehilangan bola sebanyak 13 kali, kontribusi positifnya sepanjang laga jauh lebih dominan dibanding kesalahan yang dibuat.
Kerja keras tanpa bola itu menjadi bukti bahwa Dembele tidak hanya mengandalkan kemampuan menyerang, tetapi juga rela bekerja untuk kepentingan tim.
Mampu Membawa Bola dan Mengubah Tempo
Keunggulan lain Dembele terlihat saat membawa bola dari lini tengah menuju area berbahaya. Ia melakukan 22 carries dengan total jarak hampir 190 meter.
Dari jumlah tersebut, lima di antaranya merupakan progressive carries yang membawa bola sejauh hampir 67 meter ke depan. Aksi terbaiknya mampu membawa bola lebih dari 17 meter dalam satu rangkaian serangan.
Kemampuan tersebut membuat Prancis lebih mudah keluar dari tekanan dan mengubah transisi bertahan menjadi menyerang dengan cepat.
Selain itu, seluruh umpan silang dan umpan panjang yang dilepaskannya sukses menemui sasaran, memperlihatkan kualitas distribusi bola yang sangat baik sepanjang pertandingan.
Statistik Impresif Sepanjang Piala Dunia 2026
Penampilan gemilang melawan Maroko semakin mempertegas konsistensi Dembele di Piala Dunia 2026.
Dari enam pertandingan yang telah dijalaninya, ia telah mengoleksi lima gol dan dua asis. Rata-rata ratingnya mencapai 8,02, disertai 15 key passes dan tingkat konversi peluang sebesar 31,25 persen.
Selain produktif, Dembele juga menunjukkan kemampuan fisik yang luar biasa. Ia tercatat mencapai kecepatan maksimum 35,61 km/jam, menempuh jarak lari hampir 38 kilometer sepanjang turnamen, serta melakukan 24 sprint.
Menariknya lagi, hingga babak perempat final ia belum menerima satu pun kartu, sekaligus sudah sekali masuk dalam Team of the Week.
Kolaborasi Apik Bersama Mbappe
Di sisi lain, Kylian Mbappe juga tampil menentukan dengan menyumbang satu gol dan satu asis meski sempat gagal mengeksekusi tendangan penalti.
Kolaborasi kedua pemain depan tersebut menjadi senjata utama Prancis untuk membongkar pertahanan Maroko. Mbappe menarik perhatian bek lawan melalui pergerakan dan kecepatannya, sementara Dembele memanfaatkan ruang yang tercipta untuk menciptakan peluang maupun mencetak gol.
Performa keduanya menjadi sinyal positif bagi Prancis yang kini melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Jika Dembele mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Maroko, Les Bleus memiliki peluang besar untuk kembali melaju hingga partai final Piala Dunia 2026.