TVRINews - Jakarta

Piala Dunia 2026 menjadi ajang pertaruhan Cristiano Ronaldo untuk mengejar pencapaian Lionel Messi.

Cristiano Ronaldo datang ke Piala Dunia 2026 di usia ke-41 tahun. Para penggemarnya berharap gelar juara turnamen sepak bola terakbar sejagat tersebut bisa diraih. Ini bukan sekadar menyempurnakan capaian dalam karier pemain berjuluk CR7, tetapi juga mengejar keunggulan Lionel Messi.

Lebih dari satu dekade terakhir, Ronaldo dan Messi selalu bersaing menjadi pemain terhebat. Torehan gol, gelar juara bersama tim nasional dan klub, hingga penghargaan individu kedua pemain selalu jadi bahan perbandingan untuk menentukan siapa yang layak dianggap sebagai Greatest of All Time (GOAT) dalam dunia sepak bola.

Selama Ronaldo dan Messi belum memiliki status yang berbeda di Piala Dunia, perdebatan mengenai GOAT terus berjalan seimbang. Namun, Piala Dunia 2022 menjadi titik balik dalam perdebatan tersebut.

Turnamen yang berlangsung di Qatar itu berakhir tidak menyenangkan bagi Ronaldo. Pria kelahiran Funchal, Madeira, hanya mampu membawa Portugal melangkah sampai ke perempat final. Kekalahan 0-1 dari Maroko membuat impiannya untuk mengangkat trofi paling prestisius dalam sejarah sepak bola pupus.

Kekecewaan tersebut semakin bertambah dalam karena Messi yang akhirnya berpesta bersama Argentina. Pemain berjuluk La Pulga berhasil merebut gelar juara Piala Dunia untuk pertama kali dalam kariernya.

Mantan pemain Tottenham Hotspur, Darren Bent, meyakini capaian Messi tersebut membuat Ronaldo benar-benar kesal (Talk Sport, 20/2/2022). Tak sedikit yang mengamini keyakinan tersebut, mengingat penyerang yang kini merumput di Liga Arab Saudi bersama Al Nassr itu sangat kompetitif.

Statistik, konsistensi, dan ketajaman Ronaldo seolah kehilangan daya tawarnya sejak Messi menjuarai Piala Dunia 2022. Selama belum mampu menghadirkan trofi yang sama untuk Portugal, CR7 akan terus berada di posisi yang sulit dalam perdebatan GOAT.

Peluang Juara Terbuka

Sulit untuk memastikan Piala Dunia 2026 akan jadi panggung terakhir Cristiano Ronaldo. Dengan tingkat kebugaran seperti sekarang, ditambah pola latihan yang "gila" untuk ukuran atlet seusianya, tidak tertutup kemungkinan ia akan tampil di edisi berikutnya.

Ronaldo adalah pesepak bola yang menegaskan usia bukan hambatan untuk bersaing di level tertinggi. Statistik musim ini menunjukkan ia belum kehilangan ketajamannya meski sudah memasuki usia kepala empat. CR7 mencatatkan 26 gol dan tiga asis dari 29 pertandingan di Liga Arab Saudi 2025/2026.

Catatan tersebut membuat banyak pihak, termasuk pelatih Portugal, Roberto Martinez, optimistis Ronaldo akan memberi kontribusi besar kepada tim berjuluk Selecao das Quinas di Piala Dunia 2026. Baginya, usia Ronaldo hanyalah angka, tetapi performa dan komitmennya terhadap tim nasional tetap di level tertinggi (The Guardian, 28/3/2026).

Ronaldo akan menjadi pelengkap yang sempurna bagi generasi emas Portugal saat ini. Upayanya untuk mengejar ketertinggalan trofi Piala Dunia dari Lionel Messi akan dibantu sejumlah pemain berpengalaman dengan kualitas mumpuni, seperti Bernardo Silva, Rafael Leao, Vitinha, Bruno Fernandes, dan banyak nama lainnya.

Generasi inilah yang sukses mempersembahkan gelar juara Liga Negara UEFA 2024/2025. Mereka menunjukkan kualitas luar biasa dengan mengalahkan tim-tim papan atas Eropa. Dalam wawancara dengan Sports Week Magazine, Jose Mourinho menilai skuad asuhan Martinez sekarang lebih unggul dibanding generasi juara Euro 2016.

Melihat peta persaingan menuju gelar juara Piala Dunia 2026, Portugal layak ditempatkan sebagai salah satu kandidat kuat. Kehadiran Ronaldo yang masih kompetitif, ditambah generasi emas yang sedang matang, membuat mereka berpotensi menjadi penantang dominasi Argentina, Prancis, dan Spanyol.

Mengejar Rekor

Cristiano Ronaldo tidak hanya  mengejar gelar juara Piala Dunia 2026, tapi juga mengukir sejumlah rekor individu. Capaian itu akan membuat perjalanan panjangnya bersaing dengan Lionel Messi terasa semakin lengkap.

Ia berpeluang memperkokoh keunggulan atas Messi dalam urusan mencetak gol di setiap edisi Piala Dunia. Sejauh ini, Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang selalu mencatatkan nama di papan skor dalam lima edisi berbeda, mulai dari 2006 hingga 2022.

Ronaldo juga masih memiliki peluang melewati catatan Eusebio, sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di Piala Dunia. Ia hanya butuh satu gol lagi untuk menyamai rekor yang telah bertahan selama puluhan tahun tersebut.

Selain itu, publik sepak bola juga menantikan kemungkinan Ronaldo mencetak gol ke-1.000 sepanjang karier profesionalnya. Jika momen tersebut terjadi di Piala Dunia 2026, kisah perjalanan karier CR7 akan terasa semakin istimewa.

Meski demikian, seluruh rekor individu tersebut kemungkinan tidak akan memiliki arti yang benar-benar sempurna tanpa trofi Piala Dunia. Ronaldo mungkin bisa menambah jumlah gol, penampilan, maupun catatan sejarah lainnya.

Akan tetapi, pada akhirnya penggemar sepak bola tetap akan melihat satu hal yang paling menentukan, yakni mampukah Ronaldo merebut trofi juara Piala Dunia seperti yang sudah dilakukan Messi.