Diego Maradona, kapten timnas Argentina, mengangkat trofi Piala Dunia 1986 di Meksiko setelah di laga final mengalahkan Jerman Barat, 3-2. Foto: Grafis: Jovi Arnanda
TVRINews – Buenos Aires, Argentina
Perbandingan rekor di Piala Dunia antara Diego Armando Maradona dengan Lionel Messi mungkin bisa memberikan gambaran siapa yang sesungguhnya terbaik dari kedua legenda Argentina itu.
Setelah Piala Dunia terakhir digelar di Qatar pada 2022, banyak pencinta sepak bola – utamanya penggemar berat tim nasional Argentina – membandingkan siapa yang terbaik antara Diego Armando Maradona dengan Lionel Andres Messi Cuccitini.
Nama pertama sukses membawa Argentina memenangi Piala Dunia 1986, trofi kedua mereka di turnamen sepak bola tertinggi sejagat dalam delapan tahun terakhir. Adapun Messi berhasil menuntaskan penantian Argentina selama 36 tahun dengan mengangkat trofi Piala Dunia 2022.
Pertanyaan yang sering diajukan adalah, siapa yang lebih baik, Messi atau Maradona? Mengingat keduanya bermain di era yang berbeda, di lapangan yang berbeda, dan dengan peraturan yang berbeda, rasanya mustahil untuk menjawabnya.
Namun, publik tentu dapat membandingkan rekor Piala Dunia mereka dan melihat siapa yang paling berpengaruh dalam perjalanan tim masing-masing ke final.
Kendati begitu, ada satu lagi faktor yang bisa menjadi pembeda. Andai Messi kembali turun di Piala Dunia 2026 pada 11 Juni sampai 19 Juli mendatang, tentu catatan-catatan statistik di bawah bisa berubah.
Komparasi Tim
Perbandingan pertama bisa mulai dilihat antara skuad Argentina pada 2022 dengan 1986. Hal itu dijelaskan Gary Lineker, striker timnas Inggris yang dibekap skuad pimpinan Maradona di perempat final Piala Dunia 1986, 1-2, lewat gol “Tangan Tuhan”.
Lineker melihat tim Argentina di Piala Dunia 2022 sangat mirip dengan skuad yang pernah dihadapinya pada tahun 1986. “Mereka sangat agresif, mereka memiliki banyak pemain yang kuat dan bertenaga, bukan talenta luar biasa di seluruh lapangan,” ucap Lineker seperti dikutip BBC.
“Tetapi mereka memiliki penyerang tengah yang sangat bagus dalam diri Jorge Valdano pada 1986 dan Julian Alvarez pada 2022. Kemudian mereka memberikan bola kepada seorang jenius - Maradona dan pada 2022 ke Messi.”
Selain itu, perbedaan di antara mereka, terutama dalam hal hasil akhir dan bagaimana mereka memengaruhi perjalanan tim masing-masing hingga memenangi final, juga tidak banyak.
Perbandingan Statistik
Untuk memperkuat komparasi, bisa dilihat dari perbandingan kedua legenda timnas Argentina tersebut di putaran final Piala Dunia sampai 2022.
Maradona vs Messi di Piala Dunia
Pemain Diego Maradona Lionel Messi
Piala Dunia 4 (1982, 1986, 1990, 1994) 5 (2006, 2010, 2014, 2018, 2022)
Total pertandingan 21 26
Memakai ban kapten 16 19
Menit bermain 1.940 2.314
Gol 8 13
Assist 8 8
Gol + assist 16 21
Tembakan (termasuk yang diblok) 69 171
Ciptakan peluang (termasuk assist) 67 77
Dribel sukses 105 115
Sumber: FIFA dan Opta
Dari data di atas, Messi masih memegang rekor di Piala Dunia masing-masing untuk: jumlah pertandingan (mematahkan rekor Lothar Matthaus), menit bermain (mengalahkan Paolo Maldini), jumlah laga sebagai kapten, serta jumlah gol plus assist (bersama Pele, 21).
Mereka berdua menciptakan jumlah peluang yang hampir sama per 90 menit (3,1 untuk Maradona dan 2,9 untuk Messi). Untuk take-ons alias dribel sukses, Maradona rata-rata membuat 4,8 per 90 menit sedangkan Messi sedikit di bawahnya dengan 4,4.
Untuk gol per 90 menit, Maradona mencatat angka 0,37 sementara Messi jauh lebih baik dengan 0,73 gol per menit. Saat merebut Piala Dunia, angka gol per 90 menit Maradona hanya 0,71 sementara Messi kembali lebih baik dengan 0,91.
Adapun untuk gol plus assist per 90 menit, Messi rata-rata membuat 0,81 sementara Maradona sedikit di bawahnya dengan 0,74.
Jumlah total gol Maradona di Piala Dunia memang jauh di bawah Messi. Namun, dari delapan gol yang dia buat di empat Piala Dunia, tidak satupun yang berasal dari penalti, dengan komposisi tujuh dari open play dan satu dari set piece.
Messi memang mencetak 13 gol dalam lima Piala Dunia. Namun, empat di antaranya melalui titik putih. Adapun tujuh gol dibuat Messi dari open play serta masing-masing satu dari tendangan bebas dan set piece lain.
Sebagai penyerang utama sekaligus bintang, baik Maradona maupun Messi jelas sering mendapatkan tekel keras. Maradona memegang rekor Piala Dunia untuk pemain yang paling banyak mendapatkan tendangan bebas (atau mendapatkan pelanggaran), 152.
Bandingkan dengan Messi yang hanya menerima pelanggaran lawan sebanyak 65 kali dari lima Piala Dunia yang ia ikuti. Messi hanya unggul tipis atas Jairzinho, mantan bintang timnas Brasil yang turun di empat Piala Dunia (1966, 1970, 1974, 1982).
Mantan gelandang Prancis, Zinedine Zidane, yang juga merupakan salah satu pemain terbaik di eranya, berbicara pada tahun 2020 tentang bagaimana ia terpesona oleh penampilan Maradona sepanjang putaran final Piala Dunia di Meksiko pada 1986.
“Saat itu saya berusia 14 tahun. Dan ketika Anda berusia 14 tahun, Anda menyadari segalanya,” kata Zidane.
“Saat itulah saya benar-benar menyadari pemain seperti apa Maradona, yang mampu membuat perbedaan. Dia memenangi pertandingan sendirian.
“Itulah hal ekstra yang dimilikinya dibandingkan dengan pemain lain. Pada tahun 1986, dia berada di level yang berbeda.”