Pelatih Inggris, Thomas Tuchel mau seluruh anak asuhnya bikin tato bila Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Miami, Amerika Serikat
Thomas Tuchel memberikan pujian kepada pemainnya, khususnya terhadap Bukayo Saka yang telah mencetak hat-trick di laga lawan Prancis.
Pelatih Thomas Tuchel, menyatakan kemenangan Inggris atas Prancis, 6-4 sebagai kemenangan yang memberikan energi baru bagi timnya. Sukses Inggris meraih peringkat ketiga (medali perunggu) juga menandai hasil terbaik The Three Lions setelah 60 tahun terakhir tampil di turnamen paling bergengsi sepak bola dunia ini.
Inggris menang 6-4 atas Prancis pada laga perebutan tempat ketiga yang bergulir pada Sabtu (18/7/2026) malam atau Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan The Three Lions dalam laga yang bergulir di Stadion Miami Stadium ini setidaknya membuat Inggris mengakhiri turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini dengan kemenangan.
Performa Inggris dalam kemenangan ini juga ditandai dengan empat gol yang sudah diciptakan Jude Bellingham dan kawan-kawan di 45 menit pertama. Declan Rice membuka keunggulan di menit ke-3, lalu gol kedua diciptakan Ezri Konsa (18'), dan dua gol Bukayo Saka pada menit ke-37 dan 45+1 sebelum babak pertama berakhir.
"Kami bermain brilian di babak pertama dan sebuah turbulensi terjadi di babak kedua," kata Thomas Tuchel, setelah laga berakhir terkait performa timnya di laga ini. "Anda dapat melihat bagaimana pemain tetap tampil maksimal meski kami begitu lelah sejak pekan lalu," dia menambahkan.
Pelatih asal Jerman ini juga memberikan pujian atas penampilan para pemainnya di laga ini. “Pujian yang sangat besar dan rasa hormat penuh terhadap mentalitas yang kami tunjukkan setelah melalui kesulitan," katanya.
Hasil ini memang cukup mengobati, tapi tentu saja belum menghapus kekecewaan baik itu publik Inggris maupun pemain yang memang memimpikan mengakhiri penantian Inggris akan gelar Piala Dunia 2026. Ya, alih-alih mengangkat trofi Piala Dunia, mereka justru harus menerima kenyataan pahit, hanya sebagai peringkat ketiga dari turnamen ini.
Karena itulah, kemenangan atas Prancis, bagaimanapun situasinya sangat penting bagi Inggris. Kemenangan ini memberikan energi baru di tengah situasi yang sangat sulit setelah menerima kenyataan pahit bahwa mereka gagal ke final.
“Melihat pertarungan tim seperti ini memberi Anda energi,” kata Thomas Tuchel. "Kelelahan akan datang setelahnya. Kami masih akan merasakan sakitnya besok saat final. Rasa sakit itu masih ada, ini akan memakan waktu cukup lama, namun secara keseluruhan ini memberi saya lebih banyak energi daripada yang dibutuhkan."
Thomas Tuchel pun menyoroti performa pemainnya dalam hal ini memberikan pujian kepada Bukayo Saka yang telah mencetak hat-trick dalam pertandingan ini. “Dia melakukan segalanya dengan benar,” kata Tuchel. "Bukayo Saka menunjukkan bahwa dia adalah pemain kunci dan hal itu tidak pernah diragukan. Saya bahkan tidak menyadari dia mencetak hat-trick."
Gambaran besar lainnya, kemenangan ini mereka raih atas salah satu tim terbaik dunia yaitu Prancis. Pria berusia 52 tahun ini mengingatkan bahwa sebelumnya Prancis telah memenangkan sejumlah gelar.
“Delapan tahun lalu mereka juara, empat tahun lalu di final, mereka di final Nations League, jadi ada selisih sedikit tapi kami ingin menutupnya dengan kemenangan ini,” kata Thomas Tuchel lagi. "Hari ini adalah langkah pertama untuk memangkas perbedaan itu, kami melakukan itu, kami mengalahkan mereka."
Jude Bellingham Catat Rekor
Selain empat gol di babak pertama, Inggris mencetak dua gol lagi di babak kedua melalui penalti Bukayo Saka yang membuatnya menorehkan hat-trick. Sedangkan satu gol lainnya diciptakan gelandang Jude Bellingham setelah dia masuk dari bangku cadangan.
Gol tersebut membuat Jude Bellingham mencatat rekor sebagai pemain Inggris pertama yang mencetak tujuh gol dalam satu edisi Piala Dunia. Dia melewati jumlah gol Harry Kane yang mengoleksi 6 gol di Piala Dunia 2026 ini dan juga di Piala Dunia 2018. Selain itu jumlah gol Gary Lineker yang mengoleksi 6 gol pula di Piala Dunia 1986.
Harry Kane, kapten Timnas Inggris, tidak diturunkan dalam pertandingan ini. Dia hanya duduk di bangku cadangan. Keputusan ini menurut sejumlah pers Inggris hanya bagian dari rotasi dalam memberikan kesempatan bagi pemain lain tampil dalam Piala Dunia 2026.
Jude Bellingham, 23 tahun, dimasukkan pada menit ke-79 dan mencetak gol melalui tendangan terakhir pertandingan, memimpin serangan balik dari garis tengah ke kotak penalti Prancis sebelum melewati bek dan mencetak gol ke sudut bawah.
Meski demikian, sekitar 12 menit sebelumnya, dia tampak akan mengambil penalti namun malah menyerahkan bola kepada Bukayo Saka yang sukses mencetak gol tersebut yang membuatnya mengorehkan hat-trick. "Dia adalah orang pertama yang mengatakan lakukan dan dapatkan hat-trick Anda, jadi tidak ada satupun yang mengganggu saya. Saya akan selalu melakukannya," kata Bukayo Saka.
Inggris telah mengakhiri Piala Dunia 2026 ini. Langkah selanjutnya bagi Thomas Tuchel adalah mempersiapkan timnya menyongsong laga Liga Negara Eropa 2016-2017 pada 26 September nanti, menghadapi Spanyol.