TVRINews - Jakarta

Gennaro Gattuso diharap memilih pemain yang tepat untuk diplot sebagai ujung tombak Timnas Italia. 

Timnas Italia berada dalam tekanan. Skuad asuhan Gennaro Gattuso dituntut memenangi persaingan di Play-off A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Untuk lolos ke turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, mereka harus menang dalam dua pertandingan.

Irlandia Utara jadi lawan pertama Italia pada Kamis (26/3/2026) mendatang di Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Bergamo. Kemenangan akan membawa Italia ke babak berikutnya untuk menghadapi pemenang pertandingan Wales vs Bosnia dan Herzegovina.

Italia gagal lolos dalam dua edisi terakhir Piala Dunia. Kini, mereka harus melalui babak play-off untuk memutus catatan negatif itu. Citra sebagai salah satu tim elit dunia yang terbangun di era sebelumnya seolah runtuh.

Tak ada yang bisa memberikan analisis pasti mengenai keterpurukan Italia dalam beberapa tahun terakhir. Pemain muda dengan bakat luar biasa muncul secara bergantian. Mereka bersinar di level klub, tapi tak maksimal di tim nasional.

Yang belakangan ini banyak dikhawatirkan dari tim berjuluk Gli Azzurri adalah kurang tajamnya para penyerang. Tak ada lagi ujung tombak dengan naluri gol luar biasa, seperti Christian Vieri, Filippo Inzaghi, hingga Alessandro Del Piero.

Mengutip Football Italia, saat ini ada empat pemain yang bisa dipertimbangkan Gennaro Gattuso untuk menjadi ujung tombak. Mereka semua sudah pernah membela Italia, namun penting untuk melihat sejauh mana konsistensi permainannya di musim ini.

1. Mateo Retegui

Penyerang kelahiran Argentina membuat keputusan mengejutkan pada awal musim ini. Dia meninggalkan Atalanta yang bermain di Serie A Italia untuk gabung dengan klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Qadsiah.

Tak sedikit yang menyayangkan keputusan Mateo Retegui, karena memilih berkarier di kompetisi dengan tingkat persaingan lebih rendah saat usianya masih 26 tahun. Dikhawatirkan kualitasnya tak teruji secara maksimal, dan itu berdampak ke penampilan bersama Italia.

Mateo Retegui jadi andalan Italia di kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu. Dari delapan penampilan bersama Gli Azzurri, dia menyumbangkan lima gol dan empat asis.

2. Gianluca Scamacca

Gianluca Scamacca tergabung dalam skuad Italia di EURO 2024. Namun, setelah turnamen tersebut, cedera kerap melanda yang membuatnya tersingkir dari tim. Baru pada November 2025, pemain asal klub Atalanta kembali dipanggil.

Gianluca Scamacca bermain sejak menit pertama melawan Moldova dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 di Zimbru Stadium. Selang tiga hari kemudian menghadapi Norwegia, dia main selama 11 menit sebagai pengganti.

Penampilan penyerang berusia 27 tahun ini saat membela klub dan tim nasional sangat bertolak belakang. Dari 22 penampilan bersama Italia, Gianluca Scamacca baru menyumbangkan satu gol.

3. Moise Kean

Moise Kean menunjukkan ketajamannya bersama Italia saat turun dalam tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026. Penyerang yang bermain untuk Fiorentina itu sukses mencetak empat gol.

Saat penggemar sepak bola Italia menaruh harapan besar kepadanya, cedera datang menghampiri. Moise Kean harus absen dalam tiga pertandingan terakhir.

Performanya bersama Fioretina di Serie A Italia musim ini dinilai tidak maksimal. Dari 22 pertandingan, baru delapan gol yang dicetak. Itu berbanding jauh dari perolehan 19 gol di musim lalu.

4. Pio Esposito

Kemunculan Pio Esposito menjadi angin segar bagi lini depan Italia. Pemain binaan akademi Inter Milan ini memiliki profil yang ideal untuk menjadi ujung tombak.

Gattuso membuka pintu masuk ke skuad Italia untuk Pio Esposito. Dia melakukan debut pada September 2025 saat melawan Estonia di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sampai sekarang, dia sudah tampil dalam lima laga dengan sumbangan tiga gol.

Meski belum banyak jadi starter, namun Pio Esposito mampu memberi kontribusi positif untuk Inter Milan. Empat gol dan tiga asis dihasilkan dari 294 menit penampilan di Serie A. Di Liga Champions, penyerang berusia 20 tahun itu menyumbang dua gol dan dua asis.