Pemain sayap Timnas Inggris, Anthony Gordon. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Kansas City, Amerika Serikat
Jelang lawan Panama, Thomas Tuchel disarankan untuk memberikan posisi sayap kiri kepada Marcus Rashford.
Baru awal Juni ini Anthony Gordon mendapat pujian, pemain Timnas Inggris tersebut belakangan justru diragukan. Penyerang sayap kiri The Three Lions ini dinilai tidak cukup memberikan peran terbaik saat Inggris imbang lawan Gana, Selasa (23/6/2026) lalu. Kini, jelang Inggris menghadapi Panama, pemain berusia 25 tahun ini dalam situasi terancam kehilangan posisinya di tim asuhan Thomas Tuchel.
Hasil imbang tanpa gol lawan Gana memang cukup signifikan mengubah atmosfer Timnas Inggris. Situasi The Three Lions tidak sama lagi dengan setelah mereka menang 4-2 atas Kroasia di pertandingan pertama fase grup. Pasalnya, hasil imbang tersebut membuat Inggris dalam situasi cukup berbahaya.
Inggris akan menghadapi Panama sedangkan Gana akan bertarung lawan Kroasia. Peluang Inggris meraih kemenangan dalam laga yang akan digelar pada Sabtu (27/6/2026) nanti itu memang sangat terbuka. Namun, di lapangan situasinya bisa menjadi berbeda. Tim yang berstatus sudah terlempar, memperlihatkan mereka bermain lepas dan berusaha menang, seperti Haiti yang memberikan perlawanan kepada Maroko.
Panama bukan tidak mungkin akan memberikan kesulitan yang sama. Hingga saat ini, Anthony Gordon masih mendapatkan kepercayaan dari Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman ini juga tetap memberikan dukungan kepada bintang Newcastle United yang baru saja bergabung ke klub Barcelona.
“Itu pertandingan yang sangat sulit. Gana bertahan dengan formasi 4-5-1, bahkan lebih defensif daripada di pertandingan pertama mereka. Mereka adalah salah satu tim yang mengutamakan kekuatan fisik,” kata Thomas Tuchel, terkait hasil lawan Gana di mana timnya tidak mampu mencetak gol.
Kepercayaan Thomas Tuchel kepada Anthony Gordon belum tergoyahkan. Sebaliknya, kepercayaan tersebut menjadi salah satu taruhan terbesar Thomas Tuchel sejak menerima tantangan melatih Inggris.
Anthony Gordon memang memiliki semua kualitas yang diinginkan Thomas Tuchel tentang kualitas penyerang, khususnya penyerang sayap. Anthony Gordon cepat, dengan gaya permainan yang sederhana, dan yang terpenting dia termasuk pemain yang aktif ketika tanpa bola saat berlari atau menekan.
Jelang Piala Dunia 2026 ini contohnya, peran Anthony Gordon terlihat saat membawa Inggris menang 3-0 atas Kosta Rika. Dalam laga uji coba 11 Juni itu, Anthony Gordon mencetak satu gol dan memberikan satu asis.
"Dia pemain yang sangat istimewa. Sikapnya dalam latihan, semangatnya, profesionalismenya. Itulah yang dibutuhkan klub mana pun di dunia," kata Thomas Tuchel setelah laga lawan Kosta Rika tersebut. "Dia bekerja seolah-olah tidak pernah puas. Dia selalu berusaha memberikan lebih dari yang sudah dia berikan."
Kini, pujian tersebut membutuhkan jawaban dari Anthony Gordon karena dalam dua laga Inggris di Piala Dunia 2026 ini, perannya sebagai pemain sayap kiri tidak sesuai yang diharapkan. Anthony Gordon memang pemain utama untuk posisi sisi kiri. Namun, dia justru pemain utama yang paling menimbulkan kebingungan.
Melawan Kroasia, meskipun memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak, ia hampir tidak memberikan peran positif. Di laga tersebut, dia hanya menyentuh bola 17 kali, melakukan dua tembakan, melakukan enam kali menggiring bola, dengan dua diantaranya gagal. Thomas Tuchel kemudian menggantikannya dengan Marcus Rashford di menit ke-72.
Saat menghadapi Gana, Anthony Gordon bahkan terlihat lebih kesulitan untuk membuat perbedaan. Dia melepaskan tembakan pertama yang tepat sasaran untuk Three Lions di babak kedua. Tetapi, dia kembali harus meninggalkan lapangan ketika pertandingan masih menyisakan sekitar setengah jam lagi.
Di laga lawan Gana, dia kehilangan bola 12 kali. Dari lima kali menggiring bola dalam upaya melakukan tekanan, hanya dua yang berhasil. Sedangkan di jantung pertahanan Gana, dia hanya empat kali menyentuh bola dan itu merupakan jumlah total dari dua laga turnamen ini bergulir.
"Anthony Gordon bermain buruk. Saya tidak peduli apa kata orang. Dia bermain buruk, jauh dari performa terbaiknya dan dia harus bermain lebih baik. Marcus Rashford harus menjadi starter," kata mantan pemain Liga Inggris, Jamie O'Hara.
"Saya tahu ada kabar tentang Marcus Rashford yang mengalami cedera ringan, tetapi saat dia (Marcus Rashford) masuk, dia memberikan dampak besar. Anda tidak bisa memainkan Anthony Gordon menggantikan Rashford. Rashford adalah pemain yang lebih baik daripada Gordon."
Bukan hanya dari publik Inggris, pers Spanyol pun mulai memberikan kritik terhadap pemain ini. Semua itu tidak lain karena dia baru saja bergabung ke Barcelona dengan harga transfer mencapai 80 juta euro. Seorang fans di media sosial memberikan komentar terkait performa Anthony Gordon: "Saya tidak membenci Inggris, saya hanya membenci Anthony Gordon."