TVRINews - Berlin, Jerman

Karakter Amiri yang meledak-ledak dan sarat emosi positif dinilai sangat efektif untuk menghidupkan kembali ritme permainan tim yang mulai lesu.

Julian Nagelsmann tampaknya sudah menyiapkan rencana matang untuk memproyeksikan Nadiem Amiri sebagai senjata rahasia tim nasional Jerman di Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 29 tahun itu dinilai memiliki atribut khusus yang mampu mengubah arah pertandingan ketat dari bangku cadangan lewat kreativitas permainannya.

Secara khusus Nagelsmann menyoroti peran krusial ini saat mengumumkan komposisi skuad Jerman pada Kamis (21/5/2026). Ia sangat percaya mantan anak didiknya di TSG Hoffenheim tersebut memiliki mentalitas bertarung yang luar biasa dan langsung menyatu dengan permainan meski tidak tampil sejak menit awal.

"Dia tidak membutuhkan waktu lama untuk melakukan pemanasan; dia bisa langsung berada dalam intensitas penuh secara instan. Nadiem selalu bermain dengan melibatkan emosi, selalu ingin menang, dan jika dia bermain selama sepuluh menit, dia akan memberikan segalanya selama sepuluh menit; jika dia bermain 90 menit, maka dia tampil habis-habisan selama 90 menit," kata Nagelsmann, dikutip dari Goal.

"Dia akan memulai pertandingan dari bangku cadangan, tetapi dia pasti akan mendapatkan menit bermain," Nagelsmann melanjutkan. Selain itu, ia juga memuji aspek intensitas emosional Amiri yang dinilai mampu membakar kembali semangat juang tim melalui kehadirannya ketika ritme permainan mulai buntu setelah menit ke-70.

Kisah pemanggilan sang kartu as dari bangku cadangan ini sejatinya menyisakan cerita yang sangat emosional bagi Nagelsmann dan Amiri. Momen mengharukan tersebut diungkapkan mantan juru taktik RB Leipzig tersebut menjelang laga final DFB-Pokal antara Bayern Munchen dan VfB Stuttgart pada Sabtu (23/5/2026).

"Nadiem Amiri sudah cukup emosional karena panggilan itu dilakukan sangat larut," ujar Nagelsmann saat menjawab pertanyaan mengenai reaksi gelandang Mainz 05 tersebut.

Nagelsmann menceritakan Amiri sama sekali tidak menyangka namanya akan masuk daftar pemain yang terbang ke Piala Dunia 2026 setelah sempat terasingkan dari Timnas Jerman sejak November 2020 hingga Maret 2025. Nagelsmann kemudian mengenang kembali momen awal kebersamaan mereka saat masih di tim junior Hoffenheim.

"Dia mengetahuinya pada menit-menit terakhir dan benar-benar tidak menyangka akan dimasukkan. Kami merayakan gelar juara U-19 bersama-sama saat itu," kenang Nagelsmann.

"Ini adalah sebuah kisah yang cukup emosional. Dia sangat gembira menerima kabar tersebut meskipun sudah larut malam, dan itu benar-benar terasa istimewa," Nagelsmann menambahkan.

Amiri sendiri sudah membuktikan kapasitasnya sebagai pemecah kebuntuan yang andal saat mencetak gol penentu kemenangan 3-1 atas Irlandia Utara sebagai pemain pengganti dalam kualifikasi September tahun lalu. Lewat penampilan impresif yang konsisten bersama Mainz 05 musim ini, gelandang kelahiran Ludwigshafen tersebut akhirnya sukses membuktikan dirinya layak masuk dalam skema darurat Nagelsmann.

Agenda persiapan matang skuad Der Panzer dijadwalkan segera dimulai pada pekan depan di DFB Campus yang terletak di Herzogenaurach. Sebelum bertolak ke Amerika Serikat untuk melakoni laga uji coba, mereka akan menantang Finlandia pada pertandingan pemungkas 31 Mei mendatang.

Jerman dijadwalkan menantang tuan rumah Amerika Serikat dalam laga persahabatan terakhir pada 6 Juni. Perjuangan sesungguhnya bagi skuad Der Panzer di babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 dengan menghadapi tim debutan Curacao, disusul laga sengit kontra Pantai Gading dan Ekuador.